Popular posts

Ahmad Shahmi

Sabtu, 13 Juni 2015
Posted by Unknown

Mountain Biking

Mountain Biking atau sepeda gunung adalah Mengendarai sepeda gunung khusus di jalanan terjal sambil menikmati keindahan alam menjadi kesenangan yang ditawarkan mountain biking. Secara umum, kategori kegiatan dalam mountain biking terbagi atas cross country, trail riding, downhill, free-ride, street riding, dirt jumping, dan trials. Namun, yang lebih sering dilakukan tentunya adalah recreational cross country, trail riding, dan street riding, di mana kegiatan yang dilakukan lebih bersifat rekreasi.

Agus Wahyudi

Jumat, 12 Juni 2015
Posted by Unknown
Futsal

Futsal adalah salah satu jenis permainan dengan menggunakan bola yang saat ini sangat digandrungi di Indonesia. Permainan ini sendiri dimainkan oleh dua tim, dimana masing-masing tim terdiri dari lima orang anggota.
Tujuan dalam permainan ini adalah memasukkan bola ke gawang lawan yang dilakukan dengan cara memanipulasi bola dengan kaki, serta dengan catatan tim yang paling banyak memasukkan bola ke gawang lawan adalah dinyatakan sebagai tim pemenang.
Futsal sendiri merupakan salah satu cabang olah raga yang mulai dipopulerkan di  Montevideo, Uruguay pada tahun 1930, oleh Juan Carlos Ceriani. Permainan ini kemudian populer diberbagai negara lainnya karena dianggap unik dan tidak jauh berbeda dengan metode permainan yang sering diperagakan pada lapangan yang lebih luas di luar ruangan yang dikenal juga dengan permaian sepakbola.

Jaron Antarisma

Posted by Unknown
GOLF
Golf adalah permainan luar ruang yang dimainkan secara perorangan atau tim yang berlomba memasukkan bola ke dalam lubang-lubang yang ada di lapangan dengan jumlah pukulan tersedikit mungkin. Bola golf dipukul dengan menggunakan satu set tongkat pemukul yang disebut klab (stik golf). Golf adalah salah satu dari permainan yang tidak memiliki lapangan permainan yang standar, melainkan dimainkan di padang golf yang masing-masing memiliki desain unik, dan biasanya terdiri dari 9 atau 18 hole (lubang). Aturan utama dalam golf adalah "memainkan sebuah bola dengan stik golf dari daerah tee (teeing ground) ke dalam lubang dengan satu pukulan atau beberapa pukulan berikutnya sesuai dengan Aturan".

Irma Lusiana

Posted by Unknown
HOCKEY

Olahraga permainan Hockey ada dua sumber asal-usul, yaitu Persia Kuno dan Mesir Kuno. Seperti diketahui, hoki adalah suatu permainan yang dimainkan antara dua regu yang setiap pemainnya memegang sebuah tongkat bengkok yang disebut stick  (stick) untuk menggerakkan sebuah bola. Relief adegan permainanan stik dengan bola ini terdapat pada tembok kuburan di Lembah Raja dekat Bani Hasan di Mesir Kuno. Memang di berbagai tempat terpencil di Mesir masa kini, permainan kuno ini masih dimainkan, dengan stik dari pelapah palem dan bola keras. Namanya pun mirip, yaitu hoksa. Dari Mesir, hoksa menyebar ke suku Arab dan bagian lain Afrika Utara, serta mungkin melalui Kreta ke Yunani. Suku Arab menyebutnya dahwa dan dimainkan dengan bola kayu. Suku Bahuka di Afrika menyebutnya thepu dan dimainkan dengan bola karet.
Sejarah rupanya menghendaki England mendapat kehormatan sebagai tempat lahirnya hoki modern. Pada tahun 1800 sebuah almanak mencatat adanya permainan ini dan namanya  pun sudah hockey. Mungkin berasal dari kata hook (bagian bengkok stick). Tahun 1886 terbentuk induk organisasi hoki pertama, yaitu di England, English Hockey Association. Sementara itu sejak sekitar tahun 1890 hoki menyebar ke daratan Eropa. Tiap Negara menyusun peraturan permainan nasionalnya sendiri, walaupuin intinya diambnil dari peraturan permainan IHB tersebut.

Ayunda Dianandari

Posted by Unknown
WUSHU
Wushu dalam bahasa Cina adalah “Seni bertempur/bela diri.” Ini merupakan istilah yang lebih benar  dibandingkan dengan istilah yang lebih terkenal tapi salah penggunaannya,seperti Kungfu yang berarti “Ahli” dalam bidang tertentu.
Kata ‘Wushu’ sendiri berasaldari dua kata yaitu “Wu” dan “Shu”. Wu memiliki arti ‘Ilmu Perang’ dan Shu adalah ‘seni’. Didalam Wushu,kita mempelajari seni,olahraga,kesehatan,beladiri,dan mental. Tempat bersejarah lahirnya Wushu adalah Vihara Shaolin,Pegunungan Wudang,Gunung Emei,dan pegunungan Kunlun.
5 elemen Wushu
1.       Air : Melambangkan kehidupan dan kelembutan. Karena air memberi makanan kepada                         tumbuhan dan bentuk air sendiri yang selalu menyesuaikan dengan wadah.
2.       Kayu : melambangkan tulang dan otot. Sebagai energi dari kehidupan yang jika terkena api akan          menyebabkan terbentuknya energi sebagai tenaga (otot)

Andi Muhammad H. S.

Posted by Unknown
Olahraga UFC
Olahraga ufc ini olah raga yang sangat extream dan di gemari oleh masyarakat setempat di america
olah raga ini salah satu olah raga yang di atur pemerintah karena sangatlah extream untuk menjaga keselamatan petarung. UFC adalah singkatan da (ULTIMATE FIGHTING CHAMPIONSHIP)
yang mempopuklerkan seni beladiri campuran, olahraga ini sangat extream dan populer di amerika
karena banyak yang mendukung dan memberi sikap positif kepada olahraga ini. karena sangat seru olahraga ufc di tonton ribuan penonton di america bahkan di dunia, sebelum bertarung petarung harus menjalani tes kesehatan untuk bertarung dan apabila petarung di nyatakan gagal maka petarung itu tidak boleh bertarung di arena

Priscilya Nauli N

Selasa, 09 Juni 2015
Posted by Unknown
PARALAYANG

APA ITU PARALAYANG ?
Olahraga paralayang adalah salah satu cabang olahraga terbang bebas. Paralayang dapat diartikan sebagai sebuah parasut yang dapat diterbangkan dan dapat mengangkat badan penerbang. Parasut atau pesawat ini lepas landas dan mendarat menggunakan kaki penerbang.
Olahraga paralayang lepas landas dari sebuah lereng bukit atau gunung dengan memanfaatkan angin. Angin yang dipergunakan sebagai sumber daya angkat yang menyebabkan parasut ini melayang tinggi di angkasa terdiri dari dua macam yaitu, angin naik yang menabrak lereng (dynamic lift) dan angin naik yang disebabkan karena thermal (thermal lift). Dengan memanfaatkan kedua sumber itu maka penerbang dapat terbang sangat tinggi dan mencapai jarak yang jauh. Yang menarik adalah bahwa semua yang dilakukan itu tanpa menggunakan mesin, hanya semata-mata memanfaatkan angin.

Supratman

Posted by Unknown
Voli Pantai
Sejarah Singkat
Berawal dari sebuah kota yang bernaman Santa Monica, yang terletak di wilayah California, permainan bola voli pantai pertama kali dimulai pada tahun 1920-an. Permainan yang merupakan perkembangan dari permainan bola voli ini mulai mengembangkan sayapnya di wilayah Eropa dengan lamban. Penyebarannya ke wilayah- wilayah yang terdapat di benua Eropa mulai terlihat pada sekitar tahun 1930-an, sepuluh tahun setelah pertama kali diciptakan. Perkembangan permainan ini betul-betul berjalan dengan lamban. Hal ini dapat dilihat pada masa kepopulerannya. Permainan bola voli pantai ini baru mulai terkenal pada sekitar tahun 1980-an. Brazil dan Amerika Serikat adalah dua negara yang selama berpuluh-puluh tahun telah berkecimpung dan mendominasi permainan bola voli pantai pada kelas internasional. Selain Brazil dan Amerika Serikat, belakangan ini Australia juga telah muncul sebagai negara terkuat yang ketiga dalam permainan bola voli ini. Beberapa negara yang lain, yang terletak di Eropa juga telah berusaha untuk terus mengembangkan potensi mereka. 

Peraturan Dan Tehnik Bermain
Pada dasarnya, sebagian besar peraturan dan tehnik-tehnik yang terdapat pada permainan bola voli pantai sama dengan permainan bola voli dalam ruangan. Perolehan poin akan didapatkan oleh sebuah tim, jika tim tersebut berhasil menjatuhkan bola di area lawan. Atau, poin juga dapat diperoleh apabila tim lawan melakukan kesalahan atau pelanggaran. Kontak antara pemain dengan bola pun tidak boleh lebih dari 3 kali pukulan, sebelum bola tersebut berhasil melewati net dan meyeberang ke area lawan. Pada 3 pukulan tersebut harus dilakukan oleh pemain yang berbeda secara bergantian. Satu orang pemain tidak boleh melakukan kontak (memukul) bola lebih dari satu kali, sebelum bola tersebut dioper terlebih dahulu ke rekan pemainnya atau ke tim lawan. Perbedaan yang paling signifikan antara permainan bola voli pantai dengan bola voli dalam ruangan terletak pada lokasi dan jumlah pemain pada setiap timnya. Pada permainan bola voli dalam ruangan, lokasi yang digunakan untuk melangsungkan pertandingan berupa lapangan dengan permukaan yang keras. Sedangkan permainan bola voli pantai dimainkan di atas lapangan dengan lapisan pasir yang cukup tinggi. Yang kedua, pemain dalam setiap tim berjumlah 6 orang. Sedangkan pada permainan bola voli pantai, pemain dalam setiap tim hanya berjumlah 2 orang.
Selain dua perbedaan yang telah disebutkan diatas, berikut ini adalah beberapa perbedaan kecil lain yang terdapat dalam permainan bola voli pantai:
·         Lapangan yang digunakan dalam permainan bola voli pantai memiliki ukuran yang lebih sempit jika dibandingkan dengan lapangan bola voli dalam ruangan. Jika pada lapangan bola voli dalam ruangan memiliki ukuran 9 x 9 meter (ukuran setengah lapangan), maka lapangan yang digunakan pada permainan bola voli pantai hanya berukuran 8 x 8 meter.
·         Dalam permainan bola voli pantai tidak terdapat garis 3 meter.
·         Jika seorang pemain bola voli pantai melakukan block, sedangkan block tersebut membentur net hingga terpental dan terjadi kontak dengan blocker tersebut atau dengan pemain pasangannya, maka kontak tersebut akan dihitung sebagai satu pukulan.
·         Dalam permainan bola voli pantai, menyeberang ke area lawan melalui bawah net tidak dianggap sebagai sebuah pelanggaran, selama hal tersebut tidak mengganggu gerakan tim lawan.
·         Dalam permainan bola voli pantai dikenal istilah Open-hand dinks, yaitu mengarahkan atau mengoper bola ke arah area lawan hanya dengan menggunakan ujung jari-jari. Dalam permainan bola voli dalam ruangan, tehnik ini diperbolehkan. Namun, tehnik ini adalah salah satu pelanggaran jika seseorang mempraktekkannya dalam permainan bola voli pantai.
·         Servis pada permainan bola voli pantai dalam satu tim dilakukan secara bergantaian antara pemain yang satu dengan pemain yang lain. Namun, dalam permainan ini tidak diperlukan putaran pemain.
·         Selain tidak terdapat seorang libero, dalam permainan bola voli pantai juga tidak diberlakukan sistem pergantian pemain seperti dalam permainan bola voli dalam ruangan.
·         Biasanya, sebagian besar pemain bola voli pantai akan bermain tanpa menggunakan sepatu (barefoot). Hal ini dapat dilakukan berdasarkan keinginan pemain itu sendiri maupun berdasarkan peraturan yang telah ditetapkan.
·         Permainan bola voli pantai dimainkan dalam 3 set. Tim pemenang adalah tim yang pertama kali menang dalam 2 set. Pertandingan pada setiap set akan berlangsung hingga 21 poin, pada dua set pertama. Dan pada dua set pertama ini terdapat 2 poin sebagai poin tambahan. Sedangkan pada set yang ketiga, permainan hanya akan berlangsung hingga 15 poin, dengan 2 poin tambahan.
·         Permainan bola voli pantai menggunakan jenis bola dengan ukuran yang lebih besar dan lebih lunak daripada bola yang biasa digunakan dalam permainan bola voli dalam ruangan. Permainan bola voli pantai menggunakan bola dengan tekanan internal yang lebih rendah.

Isyarat Tangan
Penggunaan isyarat tangan adalah salah satu tehnik yang telah menjadi bagian dalam permainan bola voli pantai. Isyarat tangan adalah salah satu tehnik yang vital dan harus dimengerti oleh setiap pemain bola voli pantai. Hal ini karena isyarat tangan adalah salah satu langkah yang selalu digunakan untuk melakukan penyerangan maupun menentukan taktik permainan yang akan digunakan. Pemberian isyarat dengan tangan ini biasanya selalu dilakukan dengan menggunakan kedua tangan, dilakukan oleh rekan pemain yang sedang melakukan servis. Ketika memberikan isyarat tersebut, posisi tangan berada di belakang badan. Hal ini bertujuan agar tim lawan tidak dapat melihat isyarat tersebut. Isyarat tangan, kadang juga digunakan ketika rally sedang berjalan. Namun, hal ini tidak terlalu sering dilakukan.
Berikut ini adalah beberapa jenis isyarat tangan yang biasa digunakan dalam permainan bola voli:
·         Closed Fist
Isyarat dengan menggunakan kepalan tangan ini menyatakan bahwa tidak perlu melakukan block pada sisi lapangan tersebut.
·         One Finger
Maksud dari isyarat ini adalah agar pemain yang berperan sebagai blocker melakukan block terhadap spike dari tim lawan, dengan mengarahkan block tersebut di bawah garis atau ke arah spiker tim lawan.
·         Two Fingers
Isyarat dengan menggunakan dua jari tangan menandakan bahwa blocker harus berusaha melakukan block, dan mengarahkan block tersebut ke sudut lapangan lawan (dengan arah menyilang).
·         Open Hand
Isyarat tangan yang lain, yang biasa digunakan dalam permainan bola voli pantai adalah dengan posisi tangan terbuka. Posisi tangan terbuka ini artinya adalah blocker harus melakukan block sesuai dengan posisi set yang dilakukan oleh pemain dari tim lawan.
Beberapa Hal Lain
·         Perhatikan jenis servis yang dikuasai oleh tim lawan.
·         Jenis servis apa yang sulit dikendalikan oleh tim lawan.
·         Jenis formasi yang digunakan oleh tim lawan.
·         Perhatikan area lawan yang kosong atau dalam posisi lemah pertahanannya.
·         Cari pemain dari tim lawan yang lemah tehnik pertahanannya.
·         Perhatikan formasi block tim lawan, cari formasi block yang lemah.
·         Perhatikan tehnik-tehnik permainan yang digunakan oleh setter.
·         Amati bentuk cover yang digunakan oleh tim lawan.
·         Perhatikan keadaan fisik para pemain dari tim lawan, tinggi badannya, dan kemampuan serta kecepatan lompatnya.
·         Perhatikan kondisi stamina tim lawan.

Beberapa Tips Sebelum Bertanding
·         Memantapkan tehnik-tehnik yang akan digunakan dalam pertandingan, baik tehnik menyerang maupun tehnik bertahan.
·         Berusaha untuk menghilangkan atau meminimalisir kelemahan yang terdapat pada tim ketika melakukan latihan.
·         Persiapkan fisik dengan baik, agar tetap berada dalam kondisi yang prima ketika bertanding.
·         Pulihkan lelah tubuh setelah latihan dengan istirahat yang cukup.
·         Memperkuat rasa percaya diri pada setiap pemain.
·         Memberikan dorongan kepada rekan satu tim yang gugup ketika akan mengikuti pertandingan.
·         Bila perlu, adakan rekreasi satu tim pada tiga hari sebelum pertandingan untuk menghilangkan rasa tegang.
·         Pemain dapat memanfaatkan waktu 3 sampai 5 menit sebelum pertandingan untuk mempelajari kondisi area pertandingan, misalnya:
·         Mempelajari keadaan lapangan dan batas-batasnya.
·         Perhatikan tinggi net yang akan digunakan selama pertandingan.
·         Menyesuaikan strategi permainan.
·         Membangun semangat masing-masing dan tim.
·         Melakukan pemanasan ringan, misalnya dengan melakukan latihan servis, set, dan pass untuk menghilangkan rasa gugup.





BOLA KASTI
A. Sejarah Singkat Bola Kasti
Olahraga kasti ini adalah olahraga masyarakat, dimana masyarakat melakukannya pada waktu senggang atau waktu lowong, terutama oleh anak atau murid sekolah. Olahraga ini termasuk olahraga tradisional yang juga banyak diminati anak-anak remaja karena dalam permainan kasti meningkatkan ketangkasan dan kekompakan regu atau pemain. Sehingga melalui permainan kasti dapat menjalin hubungan persahabatan dan kerjasama yang baik. Biasanya permainan bola kasti kebanyakan dilakukan pada waktu sore hari dan kegiatan bola kasti dapat dilakukan oleh siapapun.
B. Teknik Dasar Permainan Kasti
Sebelum melangkah ke dalam peraturan permainan terlebih dahulu harus menguasai teknik-teknik dasar permainan kasti, beberapa teknik dalam permainan bolakasti adalah sebagai berikut:
1. Melambungkan Bola
Melambungkan bola perlu dikuasai oleh pemain karena teknik dasar inisalah satu yang menentukan dalam permainan, agar dapat melambungkan bola dengan baik tekniknya antara lain:
a. Melambungkan Bola ke Atas
langkah-langkahnya sebagai berikut:
1.      Berdiri dengan salah satu kaki di depan (kaki kanan /kiri).
2.      Pegang bola dengan tangan kanan, sejajar dengan dada
3.      Bola berada pada pangkal jari-jari, tangan kanan membuat cekungan dan menghadap ke atas.
4.      Tangan kanan di depan dada dengan siku sedikit ditekuk dan tangan kiri didepan dada.
5.      Tarik tangan kanan ke bawah hingga di samping belakang lutut.
6.      Condongkan badan agak kedepan dan tekuklah kedua lutut.
7.      Ayunkan tangan keatas dengan siku lurus.
8.      Lepaskan bola disertai dengan lecutan telapak tangan kearah atas.
b. Melambungkan Bola ke Depan
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
1.      Berdiri dengan kaki kiri di depan.
2.      Tangan kanan memegang bola.
3.      Tangan kanan yang memegang bola lurus berada di samping paha.
4.      Posisi bola terletak pada pangkal jari-jari dan telapak tangan membuat cekungan.
5.      Selanjutnya tarik tangan kanan lurus kebelakang.
6.      Tekuk kedua lutut dan badan condong kedepan (badan tidak membungkuk).
7.      Ayunkan tangan yang memegang bola kearah depan,langkahkan kaki kanan dan luruskan lutut kiri.
C. Melempar Bola dari Atas Kepala
Lemparan bola dari arah atas biasanyadigunakan dari jarak yang jauh dari pemuykul atau pemain yang berlari, langkah-langkah melempar bola ke pada pemukul antara lain:
1.      Berdiri dalam sikap siap melempar.
2.      Posisi bola terletak pada pangkal jari-jari, ketiga jari-jari berada pada belakang bola, ibu jari dan jari kelingking berada di samping bola.
3.      Tariklah tangan kebelakang bersama dengan gerakan memutar kesamping dan langkahkan kaki kiri kedepan.
4.      Badan condong kebelakang lalu ayunkan tangan yang memegang bola dari belakang dan lemparkan dengan kaki kanan ikut maju.
2. Menangkap Bola
Ada beberapa teknik menangkap bola dalam permainan kasti, teknik ini digunakan oleh pemain penjaga.berbagai teknik tangkapan antara lain:
a. Menangkap Bola Lambung
langkah-langkahnya adalah:
1.      berdiri dengan kaki sedikit kangkang, lutut sedikit ditekuk pandangan mata tertuju kearah datangnya bola.
2.      julurkan tangan keatas depan kepala badan sedikit condong kedepan.
3.      kedua telapak tangan membuka menyerupai bunga yang merekah dan siap menangkap bola, pandangan tetap kebola.
b. Menangkap Bola Mendatar
teknik menangkapnya sebagai berikut.
1.      berdiri dengan kaki sedikit kangkang, lutut sedikit ditekuk pandangan mata tertuju kearah datangnya bola.
2.      posisi kedua telapak tangan, kedua lengan lurus kedepan dan tangan kanan atau tangan kiri yang di atas seperti bentuk tepuk tangan dari atas.
c, Menangkap Bola Dari Bawah
tekniknya sebagai berikut:
1.      kedua tangan siap menerima bola dengan berjongkok.
2.      jari-jari tangan berada di bawah sejajar arah bola yang akan datang
3.      pandangan lurus kearah bola agar dapat melihat arah bola datang
3. Memukul Bola
Memukul bola, teknik ini merupakan teknik yang harus dikuasai setiap pemain karena sebuah pukulan yang dapat menentukan berhasil tidaknya permainan. Ada beberapa teknik memukul yang harus dikuasai pemain kasti antara lain:
·        memukul bola mendatar
·        memukul bola merendah atau menyusur tanah
·        memukul bola atas kepala
4. Teknik Berlari
Berlari, teknik berlari merupakan teknik yang dapat dilakukan oleh setiap pemain. Alangkah baiknya bila teknik berlari bagi pemain kasti di perdalam lagi agar tidak kecapean bila sedang berlari. Ada beberapa teknik berlari antara lain:
·        berlari lurus
·        berlari zig-zag
C. BahanAtau Alat
1. Bola
a.      Dibuat dari karet atau kulit yang di dalamnya diisi sabut kelapa atau injuk
b.      ukuran keliling bola 19-21 cm,
c.      berat 30-70 gr atau 70-80 gr,dan
d.      diameternya 20 cm.



2. Pemukul
a.      Pemukul kasti terbuat dari kayu yang berbentuk stik pemukul.
b.      panjang kurang lebih 50- 60 cm.
c.      penampangnya berbentuk bulat telur (oval) dengan ukuran lebar 5 cm dan tebal 3,5 cm,
d.      serta panjang pegangan 15-20 cm.

D. Cara permainan                       
Pemain pemukul berada di dalam garis atau tempat bebas, cara bermain antara lain:
a.      Bola dilempar oleh salah seorang tim penjaga
b.      bola tersebut dipukul oleh tim yang sedang memukul
c.      Pemukul sesudah memukul harus cepat berlari ke daerah tiang pertolongan atau tiang hinggap.

E. Aturan Pertandingan atau Permainan
Sebelum bermain kasti, ada beberapa
1. Gambar Lapangan Kasti


2. Pemain
                   Kasti dimainkan oleh 2 regu tiap regu berjumlah 15 orang, 3 sebagai cadangan atau pengganti dan 12 sebagai pemain inti. Regu yang main disebut partai pemukul regu yang jaga disebut partai lapangan
3. Tiang Pertolongan
            Tiang pertolongan terbuat dari bahan yang tidak mudah patah, seperti besi, kayu, piber atau bambutiang pertolongan ditancapkan di tengah lingkaran dengan jari-jari 1 meter dan tinggi tiang pertolongan dari tanah ialah 1,5 meter, jarak tiang pertolongan dengan garis pemukul adalah 5 meter dan jarak dari garis samping 5 meter.
4. Tiang Hinggap atau Tiang Bebas
Tiang hinggap dalam permainan kasti ada dua buah, yang ditancapkan dalam tanah lingkaran berjari-jari 1 meter. Kedua tiang tersebut di tancapkan dengan jarak 5 meter dari garis belakang dan 10 meter dari garis samping kanan dan kiri. Pemain yang sidah berada di tiang hinggap aman dari incaran pemain penjaga yang memegang bola selagi pemain pemukul tidak berpinddah ke tiang hinggap yang lainnya.
5. Nomor Dada
Dalam permainan kasti setiap pemain harus memakai nomor dada yang terbuat dari kain, terpasamg didepan dada dan punggung. Nomor dada terdiri atas nomor 1-15, nomor urut 1-12 untuk pemain inti dan untuk nomor 13-15 untuk pemain cadangan.
6. Lama Permainan
Lamanya permainan di tentukan dengan dua macam cara yaitu,
a.      Pertama ditentukan dengan waktu
Jika di tentukan dengan waktu maka lama permainan adalah 2 x 20 menit dengan istirahat 5 menit atau 2 x 30 menit dengan istirahat 10 menit.
b.      Kedua dilakukan dengan inning.
Inning ialah jumlah pergantian regu pemukul menjadi regu penjaga atau sebaliknya. Jika ditentukan dengan cara inning, jumlah inning dapat ditentukan berdasarkan kesepakatan kedua regu atau panitia .
7. Pukulan Benar
Pukulan dinyatakan benar apabila:
a.      Bola setelah dipukul lewat garis pemukul dan jatuh atau mengenai benda yang berada didalam lapangan permainan
b.      Bola setelah di pukul melewati garis pemukul dan jatuh atau mengenai benda di luar lapangan setelah melewati bendera atau pembatas setengah lapangan permainan.
8. Pukulan Luput atau Luncas
Pukulan dinyatakan luncas (luput) apabila dalam usaha memukul kayu pemukul tidak mengenai bola yang dilambungkan oleh pelambung.
9. Pukulan Salah
Pukulan salah apabila bola setelah di pukul tapi masih berada di areal pukul atau jatuh diareal pukul. Serta bola keluar lapangan sebelum melewati garis tengah.
10. Hak Memukul
Hak bagi pemukul antara lain sebagai berikut:
a.      setiap pemain dari regu pemukul memiliki hak memukul satu kali pukulan dalam satu kesempatan.
b.      Pembebas (velouser) memiliki hak memukul sebanyak tiga kali, seorang pemukul dinyatakan sebagai pembebas apabila ia satu-satunya pemain yang ada di ruang bebas.
11. Lambungan Benar
Lambungan dinyatakan benar apabila:
a.      Bola dilambungkan sesuai dengan arah permintaan pemain pemukul.
b.      Bola melaju dalam ketinggian antara lutut dan kepala pemain pemukul.
c.      Bola melaju tanpa ada gerakan putaran yang di sengaja.
12. Nilai
a.      Seorang pemukul yang benar pukulannya dapat kembali ke ruang bebas atas pukulannya sendiri nilai 2. Kejadian tersebut disebut RUN
b.      Seorang pemukul yang benar pukulannya dapat kembali ke ruang bebas atas bantuan pukulan teman nilai 1
c.      Partai lapangan mendapat nilai satu apabila dapat menangkap bola pukulan lawan sebelum kena tanah.
d.      Nilai 2 diberikan apabila seorang pemain dan regu pemukul dengan pukulannya sendiri dan benar dapat langsung kembali ke ruang bebas tanpa dimatikan lawan atau dinyatakan mati oleh wasit.
13. Pemain Mati
Seorang pemain dari regu pemukul dinyatakan mati apabila anggota tubuh selain kepala terkena lemparan bola dari regu penjaga selama perjalanan, dan pemain mati bila  sengaja menerima bola dengan kepala atas lemparan penjaga.
14. Bola Mati
Bola mati adalah bola yang sudah tidak bisa dimainkan kembali di dalam permainan atau lapangan. Adapun beberapa bola yang dianggap mati antara lain:
a.      Bola dipegang pelambung dan pelambung berdiri pada tempatnya
b.      Apabila Pada pukulan salah atau tidak kena
c.      Apabila bola hilang sehingga dicari tidak ketemu
d.      Terjadi Pergantian bebas
15. Pergantian Partai atau Pergantian Tempat
a.      Pergantian Bebas
1.      Regu penjaga berhasil menangkap bola sebanyak 3 kali berturut-turut.
2.      Pembebas memukul 3 kali salah
3.      Ruang bebas di bakar oleh regu penjaga
4.      Seorang pelari  pada waktu berlari keluar dari batas lapangan permainan.
5.      Pada saat melakukan pukulan kayu pemukul terlepas dari tangan pemukul dan keluar dari ruang pemukul
6.      Anggota regu pemukul keluar dari ruang bebas
7.      Regu pemukul merugikan lawan
8.      Pemain pelari atau pemukul masuk keruang bebas melewati garis belakang ruang bebas.
b.                                                     Pergantian Tidak Bebas
Pergantian tidak bebas terjadi apabila salah seorang dari anggota regu pemukul terkena lemparan yang sah selama dalam perjalanan menuju ketiang hinggap atau keruang bebas, dan regu pemkul tidak dapat mengenai regu penjaga kembali pada saat bola bebas.
16. Perwasitan
Wasit berada di luar lapangan baik sebelah kanan maupun kiri, ada pun tugas wasit serta kode tiupan peluit antara lain:
a.      Bila permulaan permainan wasit memanggil kedua kapten dari masing-masing tim untuk melakukan tos atau siapa yang mulai permainan terlebih dahulu baik sebagai pemukul maupun penjaga.
b.      Mengatur jalannya pertandingan
c.      Mengecek kesiapan skoring sit
d.      Mengecek nama pemain dan nomor dada
e.      Wasit meniup peluit 3 x panjang untuk memulai pertandingan
f.        Pada saat memanggil pemain pemukul untuk memukul wasit meniup peluit 3x pendek.
g.      Pada saat pukulan salah wasit melakukan kode tiupan peluit sebanyak 2x pendek.
h.      Bila terjadi pemain terkena lemparan bola sebelum tiang pertolongan atau  tiang bebas dan ruang bebas, wasit meniup peluit 1x panjang tanda pergantian bebas.
i.        Bila bola hilang wasit meniup peluit 3x pendek
j.         Setelah permainan selesai permainan atau waktu habis wasit meniup peluit 3x panjang
17. Skoring Sit
Skoringsit adalah pembantu wasit untuk jalannya suatu pertandingan, tugasnya adalah:
a.      mengecek pemain.
b.      menyamakan nomor dada dengan nama yang ada di skoring sit yang diberikan oleh masing-masing regu.
c.      memanggil pemain yang akan melakukan pukulan.
d.      bila ada pergantian pemain skoring sit lah yang bertanggung jawab atas kecocokan yang ada pada skoring sit tersebut.
e.      menghitung nilai masing-masing regu.
f.        menghitung pukulan salah pemain pemukul

F. Tujuan Bermain kasti Bagi pendidikan Jasmani
Adapun beberapa tujuan dari bermain kasti bagi pendidikan jasmani antara lain:
1.      Melestarikan budaya olahraga tradisional bangsa kita.
2.      Dapat mengembangkan berbagai macam funsi tubuh.
3.      Meningkatkan sikap sportivitas antar pemain atau teman.
4.      Meningkatkan pengetahuan peraturan permainan.
5.      Mengembangkan kemampuan penggunaan strategi dan teknik yang terlibat dalam aktivitas yang terorganisasi.
6.      Dapat menjalin hubungan persahabatan dan kerjasama yang baik
7.      Belajar berkomunikasi dan bekerja sama dengan orang lain.
8.      Memberikan saluran untuk mengekspresikan diri dan kreativitas
9.      Mengembangkan kemampuan penggunaan strategi dan teknik yang terlibat dalam aktivitas suatu permainan.
10. Mendapatkan olahraga yang murah meriah.


LARI ESTAFET
1.SEJARAH LARI ESTAFET
Atletik adalah salah satu cabang olahraga yang tertua yang telah dilakukan oleh manusia sejak jaman purba sampai dewasa ini. Bahkan, boleh dikatakan sejak adanya manusia di muka bumi ini, atletik sudah ada karna gerakan- gerakan yang terdapat dalam cabang olahraga atletik, seperti berjalan, berlari, melompat, dan melempar adalah gerakan yang dilakukan oleh manusia yang dilakukannya sehari-hari.
Lari sambung adalah salah satu jenis lari dalam atletik khususnya pada nomor lari. Lari sambun dimulai dari bangsa Aztec. Inka, dan maya bertujuan untuk meneruskan berita yang telah diketahui sejak lama. Di Yunani, estafet obor diselenggarakan dalam hubungannya dengan pemujaan leluhur dengan pemujaan leluhur dan untuk meneruskan api keramat ke jajahan-jajahan baru. Api olimpiade Berlin,berasal dari tradisi yunani tersebut.
Lari estafet 4 x 100 meter dan 4x 400 meter bagi laki-laki dalam bentuk sekarang ini, pertama-tama diselenggarakn pada olimpiade Stockholm tahun 1912. estafet 4 x 400 meter bagi wanita diselenggarakan sejak tahun 1928 dan menjadi nomor olimpiade serta 4 x 400 meter mulai dilombakan sejak tahun 1972.
Lari sambung atau lari estafet adalah salah satu lomba lari pada perlombaan atletik yang dilaksanakan secara bergantian atau beranting. Dalam satu regu lari sambung terdapat empat orang pelari, yaitu pelari pertama, kedua, ketiga, dan keempat. Pada nomor lari sambung ada kekhususan yang tidak akan dijumpai pada nomor pelari lain, yaitu memindahkan tongkat sambil berlari cepat dari pelari sebelumnya ke pelari berikutnya. Nomor lari estafet yang sering diperlombakan adalah nomor 4 x 100 meter dan nomor 4 x 400 meter. Dalam melakukan lari sambung bukan teknik saja yang diperlukan tetapi pemberian dan penerimaan tongkat di zona atau daerah pergantian serta penyesuaian jarak dan kecepatan dari setiap pelari.
2. Sejarah Lari Estafet
Lari sambung dimulai dari bangsa Aztek, Inka, dan Maya bertujuan untuk meneruskan berita yang telah diketahui sejak lama. Di Yunani, estafet obor diselenggarakan dalam hubungannya dengan pemujaan leluhur dan untuk meneruskan api keramat ke jajahan-jajahan baru. Tradisi api olimpiade berasal dari tradisi Yunani tersebut.
Lari estafet 4 x 100 meter dan 4 x 400 meter bagi pria dalam bentuk sekarang ini, pertama-tama diselenggarakan pada olimpiade tahun 1992 di Stockholm. Estafet 4 x 100 meter bagi wanita sejak tahun 1928 menjadi nomor olimpiade dan 4 x 400 meter dilombakan sejak tahun 1972.
3. Peraturan Lari Estafet
Masing-masing pelari mempunyai peran penting dalam olahraga lari estafet. Oleh karena itu, kekompakan dan irama lari juga harus selalu dijaga. Dalam jarak tempuh 4 x 100 meter, pelari tidak diperbolehkan untuk menjatuhkan tongkat estafet. Jadi harus benar-benar dilatih cara mengoper tongkat. Karena bila terjatuh, peserta lari akan langsung didiskualifikasi. Berbeda halnya dengan olahraga lari estafet dengan jarak tempuh 4 x 400 meter. Karena jarak tempuh yang lebih jauh, maka peraturannya pun lebih ringan. Peserta lari boleh menjatuhkan dan mengambil kembali tongkat estafet yang terjatuh. Tetapi resikonya adalah kalah. Karena ketika peserta lari mengambil tongkat, maka dipastikan peserta tersebut akan jauh tertinggal dari peserta-peserta lai
4. Tongkat Estafet
Tongkat estafet adalah benda yang diberikan secara bergilir dari satu peserta ke peserta lari lainnya dalam satu regu. Karena itu, tongkat ini pun tidak sembarang tongkat. Ukurannya dibuat sesuai dan pas dengan panjang genggaman pelari pada umumnya.
Ukuran tongkat yang digunakan pada lari estafet adalah:
• Panjang tongkat : 29 – 30 cm
• Diameter tongkat : 3,81 cm (dewasa) dan 2,54 cm (anak-anak)
• Berat tongkat : 50 gr
Cara memegang tongkat estafet harus dilakukan dengan benar. Memegang tongkat dapat dilakukan dengan dipegang oleh tangan kiri atau kanan. Setengah bagian dari tongkat dipegang oleh pemberi tongkat. Dan ujungnya lagi akan dipegang oleh penerima tongkat estafet berikutnya. Dan bagi pelari pertama, tongkat estafet harus dipegang dibelakang garis start dan tidak menyentuh garis start.
Teknik Dasar
1. Teknik Memegang Tongkat Estafet
     Tongkat dipegang pada ujung hingga setengah bagian dengan tangan kanan atau kiri, sedangkan setengah bagian tongkat untuk dipegang oleh penerima tongkat estafet berikutnya.

2. Teknik Start untuk Lari Estafet       
     Pelari pertama menggunakan start jongkok. Hal yang perlu diperhatikan pelari pada saat start yaitu tangan ditempatkan di belakang garis start dan tongkat yang dipegang tidak menyentuh
garis start
.

3. Teknik Memberi dan Menerima Tongkat Estafet
     Cara memberi dan menerima tongkat sambil lari dilakukan di daerah wissel (daerah pergantian tongkat). Panjang wissel (daerah pergantian) tongkat estafet adalah 20 meter. Pergantian tongkat yang terjadi di luar daerah pergantian akan menyebabkan diskualifikasi.
Berdasarkan posisi tangan penerima, terdapat dua macam cara memberi dan menerima tongkat estafet, yaitu:
a. Memberikan tongkat estafet dari atas. Teknik ini dipergunakan apabila telapak tangan penerima menghadap ke atas.
b. Memberikan tongkat estafet dari bawah ke atas.Teknik ini dipergunakan apabila telapa tangan penerima tongkat estafet menghadap ke bawah.
   Berdasarkan melihat atau tidaknya penerima, maka pergantian tongkat dibedakan menjadi dua, yaitu:

a. Visual (dengan melihat), yaitu penerima tongkat berpaling ke belakang untuk melihat pemberi tongkat.
b. Nonvisual (tanpa melihat), yaitu penerima tonbgkat tidak melihat pemberi tongkat.
 4. Latihan Lari Estafet
    Kunci keberhasilan pelari estafet terletak pada pergantian tongkat. Serangkaian teknik lari sambung (estafet) dari start hingga terjadinya pergantian pemegang tongkat.Di dalam pelaksanaan lari estafet, dimungkinkan terjadi beberapa kesalahan pada saat pergantian tongkat. Kesalahan tersebut dapat dilakukan oleh penerima maupun pemberi tongkat.

a. Kesalahan yang dilakukan oleh penerima, yaitu:
1. Start yang trlambat sehingga cepat terkejar oleh pelari dibelakangnya sebelum mencapai kecepatan maksimum.
2. Terlalu cepat melakukan start sehingga mngganggu lari pemberi tongkat.
3. Larinya terlalu ke tengah sehingga mengganggu lari pemberi tongkat.
4. Pada waktu mengulurkan tangan ke belakang, tangan dalam keadaan goyang, sehingga sukar menerima tongkat.

b. Kesalahan yang sering dialami oleh pemberi tongkat, yaitu:
1. Kurang berhati-hati dalam meberikan tongkat, sehingga gagal dalam pemberian atau tongkat jauh.
2. Pada waktu memberikanb tongkat pemberi berada di belakang penerima, tidak di sisi
    sampingnya, sehingga dapat menginjak kaki penerima.
3. Pemberi mangayun tangan yang salah.
4. Pemberi tongkat tidak memberi isyarat (tidak berteriak yak) kepada penerima tongkat, sehingga
    penerima tidak tahu.
5. Pemberi tongkat mengurangi kecepatannya pada saat akan mengayun tongkat.

Strategi Penyusunan Regu Lari Estafet
Agar dapat dicapai prestasi malsimal, diperlukan strategi dalam pemilihan pelari. Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menyusun regu atau tim lari estafet, yaitu:
 a. Pelari pertama
1. Pilihlah pelari yang memiliki start yang baik dan memiliki keahlian lari di tikungan.
2. Pelari pertama merupakan pelari yang tercepat pertama atau kedua agar dapat memberika posisi memimpin.
 b. Pelari kedua
1. Pelari kedua mempunyai tanggung jawab sebagai pnerima dan pemberi.
2. Mempunyai daya tahan yang baik, sebab ia harus berlari cepat menempuh jarak 120 m – 130 m.
3. Pelari yang kurang mahir ditikungan dapat dipilih sebagai pelari kedua.
 c. Pelari ketiga
1. Pelari ketiga memiliki rasa tanggung jawab yang besar, karena harus bertindak sebagai penerima dan pmberi tongkat.
2. Pelari ketiga memiliki keahlian lari di tikugan.
3. Memiliki daya tahan sebagai pelari 200 m.
 d. Pelari keempat
1. Pelari keempat merupakan pelari tercepat pertama atau kedua.
2. Pelari keempat memiliki daya juang yang besar, karena pelari ini akan menentukan menang atau kalahnya regu atau tim.
 
Teknik Masuk Finish
Teknik masuk finish ada 3 macam
, yaitu:
a. Lari terus tanpa mengubah kecepatan lari.
b. Membusungkan dada ke depan.
c. Merebahkan badan ke depan seperti orangj atuh tersungkur.
  Diskualifikasi
Peserta atau tim regu dicoret apabila
:
a. Start mendahului aba-aba sampai 2 kali.
b. Selama lari mengganggu pelarilain.
c. Masuk ke lintsan lain hingga mendapat keuntungan.
d. Tidak masuk finish.
e. Pergantian tongkat melewati daerah wissel.
f. Tongkat jatuhdiambil orang lain.
g. Penerima sudah lewat batas wissel, kembali untuk mengambil tongkat yang terjatuh.
h. Masuk finish tanpa tongkat.


BOLA BAKAR

A. Pengertian
Permainan bola bakar berasal dari negeri Belanda yang disebut sebagai Slagball yang artinya bola pukul. Permainan ini menggunakan bola kecil, alat pemukul, dan alat pembakar. Seperti halnya olahraga yang lain permainan bola bakarnya mengandung nilai positif bagi perkembangan jasmani dan rohani peserta didik, sehingga secara tidak langsung dapat memupuk rasa disiplin, jujur, kerja sama, tanggung jawab, dan sifat-sifat positif lainnya.
Permainan bola bakar merupakan persiapan atau pendahuluan dari permainan-permainan serupa yang lebih sulit, yaitu permainan Rounders. Permainan ini dimainkan oleh dua regu (tim) dan masing-masing regu terdiri dari 12 orang pemain. Regu yang mendapat kesempatan memukul disebut regu pemukul, sedangkan regu yang bertugas menjaga di lapangan disebut regu lapangan atau pihak lapangan.
Permainan bola bakar dipimpin oleh seorang wasit dengan dibantu oleh 3 orang pembantu wasit dan seorang pencatat nilai. Dalam permainan ini yang menjadi pemukul, pelambung, dan penjaga belakang adalah dari pihak regu pemukul sendiri. Setiap pemain berhak memukul 3 kali tetapi ia harus lari pada pukulan pertama atau pukulan kedua yang betul. Pada pukulan ketiga yang salah atau tidak kena (luncas) pemukul dinyatakan mati satu. Pemain regu pemukul berusaha untuk memukul betul dan lari di luar garis sambil menyentuh tiang hingga I, II, III, IV, V, VI dengan selamat, kemudian langsung masuk ke ruang bebas untuk mendapatkan nilai. Sebaliknya pemain regu lapangan berusaha menggagalkan regu pemukul untuk mendapatkan nilai dengan cara menangkap bola yang dipukul oleh pemain regu pemukul dan dengan segera melemparkan bola ke petugas pembakar. Permainan ini dilakukan dalam dua babak yang masing-masing babak berlangsung selama 20 menit atau 30 menit dengan diselingi istirahat 10 menit.
B. Lapangan dan Alat-alat
1. Gambar Lapangan Bola Bakar

Panjang tiang hingga 1,5 m dari permukaan tanah dan diberi bendera yang warnanya berbeda dengan bendera batas lapangan.
2. Alat-alat
Alat-alat yang diperlukan untuk permainan bola bakar adalah :
a. Bola yang digunakan adalah bola tenis
Apabila anak-anak sudah pandai memukul maka dapat menggunakan bola kasti.
b. Alat pemukul
Alat pemukul terbuat dari kayu. Panjangnya 50 cm, panjang tempat pegangannya 20 cm dan lebarnya 3 cm sampai dengan 4 cm. Panjang untuk memukul 30 cm, lebarnya 5 cm dan tebalnya 1-2 cm.
c. Tiang hinggap
Tinggi tiang hinggap 1,5 m diberi warna putih dan diikatkan berdera berwarna.
d. Tiang bendera batas
Tiang batas ada 6 diberi warna berselang-seling putih hitam dan diikatkan bendera terang.
e. Alat pembakar
Alat pembakar berbentuk kotak atau tabung dan terbuat dari bahan kayu atau seng. Ukuran lebarnya 20 cm sedangkan tingginya 10 cm sampai 20 cm.
f. Tali
Tali digunakan untuk batas lapangan dan tali yang digunakan adalah tali plastik atau tali rafia.
g. Pen-pen besi
Pen-pen ini disebut juga paku tanah yangt befungsi untuk mengonci posisi alat pembakar supaya tidak mudah berpindah tempat saat kena pantulan bola.
h. Bendera untuk pembantu wasit
Untuk 3 orang pembantu wasit dibutuhkan 3 buah bendera berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 30 cm dan lebarnya 20 cm, dan diikatkan pada bambu ukuran 50-60 cm.
i. Nomor dada
Nomor dada yang dibutuhkan 30 pasang (masing-masing regu 5 nomor). N0 1 -12 untuk pemain inti, no 13, 14, dan 15 sebagai pemain cadangan. Warna nomor dada untuk kedua regu harus berbeda.
j. Peluit
Peluit digunakan oleh wasit pertandingan.
k. Daftar nilai
l. Perlengkapan pemain (baju dan celana olahraga)
3. Teknik
Keterampilan teknik dasar yang harus dimiliki anak adalah :
a. Memukul ; b. Melambung bola ; c. Lari ; d. melempar ; e. Menangkap
f. Membakar.
1) Ada 3 macam pukulan berdasarkan tinggi rendahnya lambungan bola, yaitu :
(1) Pukulan melambung jauh
(2) Pukulan mendatar
 (3) Pukulan merendah
2) Teknik melambung bola
a. Cara memegang bola
Telapak tangan membuat cekungan dengan jari-jari saling merapat dan letakkan bola di telapak tangan.
 b. Sikap permulaan
Pelambung berdiri di tempatnya dengan kaki kiri di depan dan badan menghadap ke arah pemukul. Pandangan menuju ke tempat yang diminta pemukul.
 c. Teknik lari
Para pemain harus menguasai teknik berdiri terutama lari jarak pendek dengan waktu yang sesingkat-singkatnya bagi para pemain pemukul saat lari menuju ke tiang hinggap.
d. Teknik melempar bola
(1) Cara memegang bola :
 Dengan tiga jari
v
 Dengan empat jari
v
(2) Sikap permulaan
 Lemparan dibagi menjadi dua, yaitu :
(1) Lemparan bola melambung tinggi, digunakan untuk operan jarak jauh.
(2) Lemparan bola datar, digunakan untuk operan jarak pendek.
e. Teknik menangkap bola
(1)Teknik ini harus dikuasai oleh regu lapangan : menangkap bola dapat dilakukan:
 Dari lemparan teman
v
 Dari pukulan regu pemukul
v
(2) Berdasarkan tinggi rendahnya bola, teknik menangkap bola dibedakan menjadi;
 Menangkap bola melambung tinggi
Menangkap bola mendatar
 Menangkap bola rendah
 Menangkap bola menggulir di atas tanah
 o Sikap duduk berlutut, kedua lutut rapat menyentuh tanah
 o Sikap jongkok berlutut, kaki kanan berlutut menyentuh tanah dengan jarak antara lutut dan kaki kurang lebih 2 kepalan tangan.
 o Sikap berdiri, kedua lutut di tekuk dan badan dibongkokkan ke depan bawah serta sikap kedua tangan lurus ke bawah.
(3) Menangkap bola di samping badan.
  f. Teknik membakar
Yang boleh membakar hanyalah seorang yang bertugas sebagai pembakar. Tugas seorang pembakar adalah membakar alat pembakar untuk mematikan pelari. Apabila alat pembakar tidak dapat berbunyi nyaring dapat dibantu dengan meniup peluit 1 x panjang pada saat bola menyentuh alat pembakar.



Lompat Tinggi

A. .Pengertian Lompat Tinggi
Lompat tinggi
merupakan salah satu cabang olahraga yang melakukan gerakan lompatan untuk mencapai lompatan yang setinggi-tingginya. Ukuran lapangan sama dengan lompat jauh,
Tinggi tiang mistar min 2.5 meter, Panjang mistar 3.15 m.
B. .Tahapan pada lompat tinggi
Semua gaya lompatan dapat dibedakan menjadi 4 tahap, yaitu :
a) Awalan, gerakan berlari menuju mistar
b) Tolakan, gerakan kaki menumpu pada lantai untuk menaikkan badan
c) Melayang, gaya dan kedudukan badan ketika berada di udara dan di atas mistar.
d) Mendarat, jatuhnya badan diatas matras.

C. .Dalam lompat Tinggi ada beberapa gaya yang dilakukan, sebagai berikut:
1. .Gaya Gunting (Scissors)
Gaya gunting bisa dikatakan Gaya Sweney, sebab pada waktu sebelumnya (yang lalu) masih digunakan gaya jongkok. Tepatnya tahun 1880, selanjutnya tahun 1896 sweny mengubahnya dari gaya jongkok menjadi gaya gunting. Diganti karena kurang ekonomis.Cara melakukan:Si pelompat mengambil awalan dari tengah. Bila pelompat pada saat akan melompat, tumpuan pakai kaki kiri (bila ayunan kaki kanan), maka ia mendarat (jatuh) dengan kaki lagi. Waktu di udara badan berputar ke kanan, mendarat dengan kaki kiri, badan menghadap kembali ke tempat awalan tadi.


2. .Gaya Guling sisi (Western Roll)
Pada gaya ini sama dengan gaya gunting, yaitu tumpuan kaki kiri jatuh kaki kiri lagi dan bila kaki kanan jatuhnyapun kaki kanan hanya beda awalan, tidak dari tengah tapi dari samping.



3. .Gaya Guling (Straddle)
Pelompat mengambil awalan dari samping antara 3, 5, 7, 9 langkah Tergantung ketinggian yang penting saat mengambil awalan langkahnya ganjil.
Menumpu pada kaki kiri atau kanan, maka ayunan kaki kiri/ kanan kedepan. Setelah kaki ayun itu melewati mistar cepat badan dibalikkan, hingga sikap badan diatas mistar telungkap. Pantat usahakan lebih tinggi dari kepala, jadi kepala nunduk. Pada waktu mendarat atau jatuh yang pertama kali kena adalah kaki kanan dan tangan kanan bila tumpuan menggunakan kaki kiri, lalu bergulingnya yaitu menyusur punggung tangan dan berakhir pada bahu.
4. .Gaya Fosbury Flop

Cara melakukanya:
 .
·Awalan, harus dilakukan dengan cepat dan menikung/ agak melingkar, dengan langkah untuk awalan tersebut kira – kira 7-9 langkah.
 .
·Tolakan, Untuk tolakan kaki hampir sama dengan lompat tinggi yang lainya. Yakni, harus kuat dengan bantuan ayunan kedua tangan untuk membantu mengangkat seluruh badan. Bila kaki tolakan menggunakan kaki kanan, maka tolakan harus dilakukan disebelah kiri mistar. Pada waktu menolak kaki bersamaan dengan kedua tangan keatas disamping kepala, maka badan melompat keatas membuat putaran 180 derajat dan dilakukan bersama-sama.
 .
·Sikap badan diatas mistar, sikap badan diatas mistar terlentang dengan kedua kaki tergantung lemas, dan dagu agak ditarik ke dekat dada dan punggung berada diatas mistar dengan busur melintang.
 .
·Cara mendarat, mendarat pada karet busa dengan ukuran (5 x 5 meter dengan tinggi 60 cm lebih) dan diatasnya ditutup dengan matras sekitar 10 – 20 cm, dan prtama kali yang mendarat punggung dan bagian belakang kepala.
Yang diutamakan dalam melakuakan Lompatan ialah, lari awalan dengan kecepatan yang terkontol. Hindari kecondongan tubuh kebelakang terlalu banyak. Capailah gerakan yang cepat pada saat bertolak dan mendekati mistar. Doronglah bahu dan lengan keatas pada saat take off. Lengkungan punggung di atas mistar. Usahakan mengangkat yang sempurna dengan putaran kedalam dari lutut kaki ayun (bebas). Angkat kemudian luruskan kaki segera sesudah membuat lengkungan.
D. .Peraturan asas lompat tinggi
Peserta mestilah melonjak dengan sebelah kaki
Peserta boleh mula melompat di mana-mana ketinggian permulaan yang disukainya
Sesuatu lompatan akan dikira batal jika peserta menyentuh palang dan tidak melompat. Menjatuhkan palang semasa membuat lompatan atau menyentuh kawasan mendarat apabila tidak berjaya melompat
Peserta yang gagal melompat melintasi palang sebanyak tiga kali bertutrut-turut (tanpa di ambil kira di aras mana kegagalan itu berlaku) akan terkeluar daripada pertandinga
Seseorang peserta berhak meneruskan lompatan (walaupun semua peserta lain gagal) sehingga dia tidak dapat menuruskannya lagi mengikut peraturan
Ketinggian lompatan di ukur secara menegak dari aras tanah hingga bahagian tengah disebelah atas padang.


SEPAK TAKRAW
Cara melakukanya:
 .
·Awalan, harus dilakukan dengan cepat dan menikung/ agak melingkar, dengan langkah untuk awalan tersebut kira – kira 7-9 langkah.
 .
·Tolakan, Untuk tolakan kaki hampir sama dengan lompat tinggi yang lainya. Yakni, harus kuat dengan bantuan ayunan kedua tangan untuk membantu mengangkat seluruh badan. Bila kaki tolakan menggunakan kaki kanan, maka tolakan harus dilakukan disebelah kiri mistar. Pada waktu menolak kaki bersamaan dengan kedua tangan keatas disamping kepala, maka badan melompat keatas membuat putaran 180 derajat dan dilakukan bersama-sama.
 .
·Sikap badan diatas mistar, sikap badan diatas mistar terlentang dengan kedua kaki tergantung lemas, dan dagu agak ditarik ke dekat dada dan punggung berada diatas mistar dengan busur melintang.
 .
·Cara mendarat, mendarat pada karet busa dengan ukuran (5 x 5 meter dengan tinggi 60 cm lebih) dan diatasnya ditutup dengan matras sekitar 10 – 20 cm, dan prtama kali yang mendarat punggung dan bagian belakang kepala.
Yang diutamakan dalam melakuakan Lompatan ialah, lari awalan dengan kecepatan yang terkontol. Hindari kecondongan tubuh kebelakang terlalu banyak. Capailah gerakan yang cepat pada saat bertolak dan mendekati mistar. Doronglah bahu dan lengan keatas pada saat take off. Lengkungan punggung di atas mistar. Usahakan mengangkat yang sempurna dengan putaran kedalam dari lutut kaki ayun (bebas). Angkat kemudian luruskan kaki segera sesudah membuat lengkungan.
D. .Peraturan asas lompat tinggi
Peserta mestilah melonjak dengan sebelah kaki
Peserta boleh mula melompat di mana-mana ketinggian permulaan yang disukainya
Sesuatu lompatan akan dikira batal jika peserta menyentuh palang dan tidak melompat. Menjatuhkan palang semasa membuat lompatan atau menyentuh kawasan mendarat apabila tidak berjaya melompat
Peserta yang gagal melompat melintasi palang sebanyak tiga kali bertutrut-turut (tanpa di ambil kira di aras mana kegagalan itu berlaku) akan terkeluar daripada pertandinga
Seseorang peserta berhak meneruskan lompatan (walaupun semua peserta lain gagal) sehingga dia tidak dapat menuruskannya lagi mengikut peraturan
Ketinggian lompatan di ukur secara menegak dari aras tanah hingga bahagian tengah disebelah atas padang.