Unknown
On Selasa, 09 Juni 2015
SEPAK TAKRAW
A.Pengertian & Sejarah
Sepak takraw adalah jenis olahraga campuran
dari sepak bola dan bola voli,
dimainkan di lapangan ganda bulu tangkis,
dan pemain tidak boleh menyentuh bola dengan tangan. Kejuaraan paling bergengsi
dalam cabang ini adalah King's Cup World Championships, yang terakhir diadakan di Bangkok, Thailand.
Permainan ini berasal dari zaman Kesultanan Melaka (1402 - 1511) dan dikenal sebagai Sepak Raga dalam bahasa Melayu.
Bola terbuat dari anyaman rotan dan pemain berdiri membentuk
lingkaran.
Catatan sejarah terawal tentang
sepak raga terdapat dalam sejarah Melayu.
Ketika pemerintahan Sultan Mansur Shah Ibni Almarhum Sultan Muzzaffar Shah
(1459 - 1477), seorang puteranya bernama Raja Ahmad telah dibuang negeri karana
membunuh anak Bendahara akibat
persengketaan ketika bermain sepak raga. Raja Ahmad kemudiannya diangkat
menjadi Sultan di Pahang, bergelar Sultan Muhammad Shah I Ibni Almarhum Sultan
Mansur Shah.
Pada tahun 1940-an hal ini berubah dengan menggunakan jaring
dan peraturan angka. Di Filipina permainan ini disebut Sipa, di Burma disebut Chinlone, di Laos
disebut Kator, dan
di Thailand disebut Takraw.
B.Peraturan Permainan
Peraturannya sama dengan bola voli,
dengan perbedaan :
1. Pemain
tidak boleh menyentuh bola dengan tangan
2. Pemain
atau tim hanya boleh menyentuh bola 3 kali berturut-turut
3. Posisi
pemain bertahan tidak diputar
C.Sarana & Prasarana
1.Lapangan
* Ukuran lapangan P:
13,42 m , L : 6,10 m.
* Bebas rintangan setinggi 7,32 m.
* Baris batas tebalnya tidak boleh lebih dari 3,8 cm diukur dari dalam.
* Garis tengah tebalnya 3,8 cm.
* Perempat lingkaran jumlahnya ada 4 buah yang di buat pada kedua garis tengah dengan jari-jari 91 cm dan tebal garis 3,8 cm. Perempat lingkaran ini adalah tempat untuk melambungkan bola kepada pemain yang akan melakukan sepak mula (servis) lingkaran sepak mula dimuat pada kedua bagian lapangan jari-jari 0,31 m dan dibuat titik pusat berjarak 2,44 m dari garis belakang dan 3,05 m dari garis sampingan.
2.Tiang
Dua tiang di pasang sebelah kiri dan kanan, tinggi 1,55 m dari lantai penampang tiang 3,8 cm. Jarak tiang dengan garis batas samping lapangan 31 cm.
3.Jaring atau Net
Jaring atau net di permainan sepak takraw terbuat dari nilon. Untuk membuat net petak lubang 4-5,3 cm panjang 6,7m, lebar 0,72 m, dengan tinggi net 1,55 m pada kedua tiang dan 1,524 tinggi net di tengah lapangan.
4.Bola
* Bebas rintangan setinggi 7,32 m.
* Baris batas tebalnya tidak boleh lebih dari 3,8 cm diukur dari dalam.
* Garis tengah tebalnya 3,8 cm.
* Perempat lingkaran jumlahnya ada 4 buah yang di buat pada kedua garis tengah dengan jari-jari 91 cm dan tebal garis 3,8 cm. Perempat lingkaran ini adalah tempat untuk melambungkan bola kepada pemain yang akan melakukan sepak mula (servis) lingkaran sepak mula dimuat pada kedua bagian lapangan jari-jari 0,31 m dan dibuat titik pusat berjarak 2,44 m dari garis belakang dan 3,05 m dari garis sampingan.
2.Tiang
Dua tiang di pasang sebelah kiri dan kanan, tinggi 1,55 m dari lantai penampang tiang 3,8 cm. Jarak tiang dengan garis batas samping lapangan 31 cm.
3.Jaring atau Net
Jaring atau net di permainan sepak takraw terbuat dari nilon. Untuk membuat net petak lubang 4-5,3 cm panjang 6,7m, lebar 0,72 m, dengan tinggi net 1,55 m pada kedua tiang dan 1,524 tinggi net di tengah lapangan.
4.Bola
Bola terbuat dari rotan berlapis 9 atau 11 lilitan yang di
anyam bulat. Lingkaran 41-43 cm dengan jumlah lubang 12, berat bola 160-180 gr.
5.Pemain Sepak Takraw
Tiap regu terdiri atas 3 orang pemain apit kanan, apit kiri, dan tekong.
6.Pergantian Pemain
Pergantian pemain di sepak takraw hanya sekali pergantian pemain tiap regu.
7.Pakaian Pemain
Pakaian pemain yaitu T-shirt, celana pendek, dan bersepatu karet.
8.Pemimpin Pertandingan
Yaitu seorang wasit (official referee) dan wasit pembantu (service judge). Posisi kedua wasit saling berhadapan berseberangan dipinggir lapangan.
Tiap regu terdiri atas 3 orang pemain apit kanan, apit kiri, dan tekong.
6.Pergantian Pemain
Pergantian pemain di sepak takraw hanya sekali pergantian pemain tiap regu.
7.Pakaian Pemain
Pakaian pemain yaitu T-shirt, celana pendek, dan bersepatu karet.
8.Pemimpin Pertandingan
Yaitu seorang wasit (official referee) dan wasit pembantu (service judge). Posisi kedua wasit saling berhadapan berseberangan dipinggir lapangan.
PENUTUP
Sepak
Takraw adalah kata Malaysia untuk menendang. Takraw adalah kata Thai untuk bola
tenunan tangan awalnya digunakan dalam permainanJadi permainan adalah menendang
bola dasarnya. " Regu adalah Malaysia untuk "tim" empat orang,
tiga starter dan satu pemain pengganti.
Olah raga ini menjadi Takraw resmi dikenal sebagai . Takraw
adalah kata Malaysia untuk kick dan Takraw adalah kata Thai untuk bola tenunan,
karena itu Takraw secara harfiah berarti untuk menendang bola. Pemilihan
nama ini untuk olahraga pada dasarnya merupakan kompromi antara Malaysia dan
Thailand,dua negara raksasa olahraga.
Egrang
(
Gambar A ) Pembuatan Egrang dan pemilihan bahan
1. Bambu atau kayu sebesar lengan
dipotong membujur panjang sekitar dua atau tiga meter tergantung panjang yang
disesuaikan dengan ukuran panjang badan kalau orangnya tinggi ya harus tinggi
hehehe
( lihat Gambar A )
2. Pilihlah bambu yang agak besar tetapi cukup untuk digenggam oleh telapak tangan biasanya bambu yang digunakan yaitu bambu tali atau kata orang sunda awi tali, bambu wulung dan sejenisnya, asal jangan menggunakan bambu betung atau gombong karena ukuran bambu ini agak – agak besar apa lagi menggunakan pohon pinang atau pohon kelapa ehheheeh bagai mana menggenggamnya bro.... hehehe. ( lihat Gambar A )
2. Pilihlah bambu yang agak besar tetapi cukup untuk digenggam oleh telapak tangan biasanya bambu yang digunakan yaitu bambu tali atau kata orang sunda awi tali, bambu wulung dan sejenisnya, asal jangan menggunakan bambu betung atau gombong karena ukuran bambu ini agak – agak besar apa lagi menggunakan pohon pinang atau pohon kelapa ehheheeh bagai mana menggenggamnya bro.... hehehe. ( lihat Gambar A )
(
Gambar B ) Pembuatan Egrang Atau Jajangkungan
3. Di bagia tengah dari kayu
tersebut kemudian dibuat suatu lubang untuk diberi papan sepanjang telapak kaki
fungsinya untuk pijakan kaki atau bisa juga yang diberi lubang bambu yang untuk
pijakan kaki. ( lihat Gambar B )
4. Nah sesudah selesai membuat lubang, masukan tuh bambu pendek yang sudah dibuat lubang ke bambu panjang yang untuk pegangan,usahakan dari bagian atas ya... sampai ke bawah kira – kira 40 – 60 Cm, lalu diberi paku dari samping untuk menguncinya. Selesai dah.... ( lihat Gambar B )
Permainan jajangkungan ini biasnya untuk lomba lari, Pemain yang menang adalah pemain yang lebih dulu sampai ke garis finish yang sudah ditentukan tanpa terjatuh. Atau bisa juga untuk lomba makan kerupuk yang digantung dan pemainnya menggunakan egrang heheheeh.. atu ada juga yang digunakan untuk permainan sepak bola dengan semua pemain menggunakan egrang termasuk wasit hehehe... wasit nggak pake egrang ding...
Egrang adalah permainan tradisional Indonesesia mungkin disetiap daerah namanya berbeda – beda... kalau ditempat sobat apa namanya hayoh?
Pembelajaran yang di dapat dari permainan ini adalah memupuk keberanian sipemain dan keseimbangan. Juga diperlukan kesabaran dan ketekunan untuk mempelajari jajangkungan ...
4. Nah sesudah selesai membuat lubang, masukan tuh bambu pendek yang sudah dibuat lubang ke bambu panjang yang untuk pegangan,usahakan dari bagian atas ya... sampai ke bawah kira – kira 40 – 60 Cm, lalu diberi paku dari samping untuk menguncinya. Selesai dah.... ( lihat Gambar B )
Permainan jajangkungan ini biasnya untuk lomba lari, Pemain yang menang adalah pemain yang lebih dulu sampai ke garis finish yang sudah ditentukan tanpa terjatuh. Atau bisa juga untuk lomba makan kerupuk yang digantung dan pemainnya menggunakan egrang heheheeh.. atu ada juga yang digunakan untuk permainan sepak bola dengan semua pemain menggunakan egrang termasuk wasit hehehe... wasit nggak pake egrang ding...
Egrang adalah permainan tradisional Indonesesia mungkin disetiap daerah namanya berbeda – beda... kalau ditempat sobat apa namanya hayoh?
Pembelajaran yang di dapat dari permainan ini adalah memupuk keberanian sipemain dan keseimbangan. Juga diperlukan kesabaran dan ketekunan untuk mempelajari jajangkungan ...
Ø Peraturan
Permainan
1. Lapangan
Permainan terompah panjang diadakan
dilapangan terbuka, rata seperti stadion, lapangan umum, jalan raya (bila
memungkinkan). Lapangan dibuat sedemikian rupa agar dalam pelaksanaannya tidak
menghadap matahari. Panjang atau jarak lintasan: 50 meter, dengan lebar 4,5
meter, yang dibagi menjadi 3 lintasan (masing – masing lintasan lebar 1,5
meter). Antar lintasan diberi garis dari kapur
atau diberi tali sebagai pembatas. Ujung lintasan diberi garis start
dan garis finish.
· Bendera start
(peluit start);
· Bendera –
bendera kecil dari bahan: tangkai dari bambu dengan panjang 40 cm, bendera dibuat
dari kain atau kertas berwarna meerah dan biru berbentuk segitiga dengan ukuran
bendera 27 cm. Jumlah bendera sesuai dengan jumlah lintasan yang dipakai.
· Kapur/tali untuk membuat
lintasan;
· Terompah,
terompah dibuat dari bahan balok / papan yang tebal, karet / ban,
dan paku.
Ukuran Terompah:
¶ Panjang terompah untuk 3 orang 141 cm;
¶ Panjang terompah unutk 5 orang 235 cm;
¶ Lebar terompah 10 cm;
¶ Tebal terompah 2,5 cm;
¶ Berat terompah seluruhnya untuk terompah 3 orang 4 kg
( sepasang) terompah 5 orang 8 kg (sepasang).
Pemain
Jenis kelamin laki – laki dan perempuan yang tergabung dalam regu putra dan regu putri. Kelompok umur anak – anak 9 – 12 tahun, remaja 13 – 16 tahun, dewasa 17 tahun keatas.
Jenis kelamin laki – laki dan perempuan yang tergabung dalam regu putra dan regu putri. Kelompok umur anak – anak 9 – 12 tahun, remaja 13 – 16 tahun, dewasa 17 tahun keatas.
Jalannya
permainan
a. Sebelum
perlombaan dimulai, usia para peseta diteliti untuk menentukan kelompok usia.
Regu yang sudah diteliti kelompok usianya, kemudian diberi nomor (dua) untuk
dipasang di dada bagi peserta yang paling depan dan di punggung pemain paling
belakang;
b. Peserta
dibagi dalam regu yang terdiri dari 5 orang atau 3 orang sesuai dengan jenis
yang diperlombakan;
c. Seluruh
peserta dibagi dalam seri setiap seri maksimal 5 regu sesuai dengan jumlah
lintasan (disesuaikan dengan jumlah regu peserta);
d. Selanjutnya
diadakan undian untuk menentukan lintasan masing – masing regu, dan untuk
menentukan urutan pemberangkatan dalam perlombaan;
e. Sebelum
perlombaan dimulai, peserta dari masing – masing regu berdiri dibelakang garis
start di samping terompahnya;
f. Aba
– aba dalam perlombaan diberikan oleh juri pemberangkatan adalah bersedia,
siap, ya (peluit dibunyikan atau bendera start dikibarkan). Petugas
lintasan berdiri dibelakang peserta dan memperhatikan regu pada lintasan masing
– masing dengan membawa bendera biru merah;
g. Pada
aba – aba bersedia, peserta berdiri diatas terompah dengan jari – jari kaki
masuk kedalalm setengah lingkaran karet dan berpegangan satu sama lain.
Sebaiknya para peserta memakai sepatu olahraga agar kjaki tidak lecet. Peserta regu
berpegangan satu sama lain, boleh pada bahu atau pinggang;
h. Aba
– aba siap, peserta siap untuk melakukan jalan;
i.
Aba – aba ya, peserta berjalan secepat – cepatnya menempuh jarak 50
meter.
j. Regu
dianggap sah, apabila peserta terakhir dan ujung terompah bagian belakang
melewati garis finish dengan tidak ada kesalahan selama dalam perjalanan. Regu
juga masih dianggap sah, waulupun regu tersebut jatuh kedepan tetapi kedua kaki
masih kontak pada terompah meskipun tangan menyentuh tanah;
k. Peserta/regu
dianggap gugur apabila,tidak berhasil mencapai garis finish,menginjak
lintasan peserta lain, dengan sengaja
mengganggu peserta lain, salah satu
kaki atau kedua kaki menginjak tanah artinya salah satu kaki atau kedua kaki
tidak ada kontak dengan terompah, terompah rusak ditengah jalan, regu yang
gugur tidak perlu meneruskan sampai garis finish.
Pemenang
Regu dinyatakan sebagai pemenang apabila regu tersebut paling cepat memasuki garis finish, regu yang gugur dalam babak final tidak mendapat juara.
Regu dinyatakan sebagai pemenang apabila regu tersebut paling cepat memasuki garis finish, regu yang gugur dalam babak final tidak mendapat juara.
Petunjuk Perwasitan
Untuk melancarkan jalannya permainan terompah panjang, diperlukan petugas sebagai juri / wasit, perincian tugas dari masing – masing juri / wasit;
Untuk melancarkan jalannya permainan terompah panjang, diperlukan petugas sebagai juri / wasit, perincian tugas dari masing – masing juri / wasit;
¶ Juri pemberangkatan bertugas untuk;
ü Memberi aba – aba pada pemberangkatan peserta dengan
mempergunakan bendera start
atau peluit;
ü Sebelum start dimulai, juri pemberangkatan memanggil
peseta untuk berdiri dibelakang agris start dalam lintasan masing – masing;
ü Kemudian juri pemberangkatan memperingatkan agar peserta
tidak menginjak / melewati garis start;
ü Dalam memberikan aba – aba, juri pemberangkatan mengambil
tempat dibelakang peserta dan tangan yang megang bendera direntangkan lurus
kesamping;
ü Aba – abab yang diberikan adalah: bersedia, siap, ya
atau peluit dibunyikan. Apabila menggunakan bendera maka pada aba – aba ya
bendera dinaikkan / digerakkan keatas;
ü Juri pemberangkatan dapat menentukan sah atau tidaksah
start yang dilakukan oleh setiap peserta.
¶ Pengawas lintasan bertugas untuk:
ü Mengawasi lintasan selama permainan berlangsung;
ü Sebelum start dimulai, pengawas lintasan berdiri di
belakang peseta yang akan diawasi sambil membawa bendera biru ditangan kanan
dan bendera merah di tangan kiri;
ü Pada saat peserta mulai berjalan, pengawas lintasan
mengacungkan bendera keatas dan berjalan di belakang mengikuti peserta sampai
garis finish. Apabila pengawas mengacungkan bendera biru, maka permainan
peserta tersebut sah. Tetapi apabila peserta melakukan kesalahan maka bendera
biru diturunkan dan bendera merah dinaikkan dan regu peserta dianggap gugur;
¶ Juri kedatangan bertugas untuk:
ü Menentukan dan mencatat urutan kedatangan peserta;
ü Juri kedatangan berada dibelakang garis finish;
Pencak silat
adalah salah satu
cabang olahraga beladiri yang terdapat di Indonesia. Olahraga beladiri pencak
silat adalah warisan nenek moyang bangsa Indonesia. Karena pencak silat lahir
dari kebudayaan bangsa Indonesia, maka perkembangannya dipengaruhi oleh watak,
selera, dan bakat masyarakat yang ada di daerahnya masing-masing. Selain
keadaan masyarakat dan sifatnya, faktor alam juga dapat memengaruhi
perkembangan pencak silat itu sendiri, misalnya keadaan tempat, iklim, keadaan
sosial, dan lain sebagainya. Pencak silat adalah suatu cara beladiri
yang menggunakan akal sepenuhnya. Akal yang dimiliki manusia lebih sempurna
bila dibandingkan dengan makhluk-makhluk yang lainnya. Oleh karena itu, tidak
mustahil jika manusia dapat menguasai segala macam ilmu di dunia ini.
Gerak
dasar pencak silat
adalah suatu gerak terencana, terarah, terkoordinasi, dan terkendali yang
mempunyai empa aspek satu kesatuan, yaitu aspek mental spritual, aspek
beladiri, aspek olahraga, dan aspek seni budaya. Dengan demikian, pencak silat
merupakan cabang olahraga yang cukup lengkap untuk dipelajari karena memiliki
empat aspek yang merupakan satu kesatuan utuh dan tidak dapat dipisah-pisahkan.
Sejarah pencak silat di Indonesia sudah sangat lama, namun baru kelihatan dengan sangat jelas ketika berdirinya organisasi pencak silat (IPSI). Sejak saat itu pula nama pencak silat resmi digunakan. Sebelumnya, di daerah Sumatera lebih dikenal dengan istilah Silat, sedangkan di tanah Jawa kebanyakan dikenal dengan istilah Pencak Silat. Pada periode kepemimpinan Eddie M. Nalapraya, Indonesia memiliki hasrat untuk mengembangkan pencak silat ke mancanegara dengan mengambil prakarsa pembantukan dan pendirian Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa (PERSILAT) pada tanggal 11 Maret 1980 bersama Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam, Keempat negara tersebut akhirnya dinyatakan sebagai negara-negara pendiri organisasi pencak silat internasional.
Upaya pengembangan pencak silat yang dipelopori Indonesia dan anggota PERSILAT lainnya sampai saat ini berhasil manambah anggota PERSILAT. Penambahan anggota ini memberikan dampak pada usaha IPSI dan anggota PERSILAT lainnya untuk memasukkan pencak silat ke multi event di tingkat Asia, yaitu Asian Games, dengan membentuk organisasi Pencak Silat Asia Pasifik pada bulan Oktober 1999. Organisasi pencak silat di Indonesia yang disebut dengan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) didirikan pada tanggal 18 Mei 1948 di Surakarta, diprakarsai oleh Mr. Wongsonegoro, yang saat itu menjabat sebagai Ketua Pusat Kebudayaan.
Sejarah pencak silat di Indonesia sudah sangat lama, namun baru kelihatan dengan sangat jelas ketika berdirinya organisasi pencak silat (IPSI). Sejak saat itu pula nama pencak silat resmi digunakan. Sebelumnya, di daerah Sumatera lebih dikenal dengan istilah Silat, sedangkan di tanah Jawa kebanyakan dikenal dengan istilah Pencak Silat. Pada periode kepemimpinan Eddie M. Nalapraya, Indonesia memiliki hasrat untuk mengembangkan pencak silat ke mancanegara dengan mengambil prakarsa pembantukan dan pendirian Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa (PERSILAT) pada tanggal 11 Maret 1980 bersama Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam, Keempat negara tersebut akhirnya dinyatakan sebagai negara-negara pendiri organisasi pencak silat internasional.
Upaya pengembangan pencak silat yang dipelopori Indonesia dan anggota PERSILAT lainnya sampai saat ini berhasil manambah anggota PERSILAT. Penambahan anggota ini memberikan dampak pada usaha IPSI dan anggota PERSILAT lainnya untuk memasukkan pencak silat ke multi event di tingkat Asia, yaitu Asian Games, dengan membentuk organisasi Pencak Silat Asia Pasifik pada bulan Oktober 1999. Organisasi pencak silat di Indonesia yang disebut dengan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) didirikan pada tanggal 18 Mei 1948 di Surakarta, diprakarsai oleh Mr. Wongsonegoro, yang saat itu menjabat sebagai Ketua Pusat Kebudayaan.
tenis lapangan
Tenis lapangan merupakan suatu permainan bola kecil yang cukup
terkenal di lakukan oleh dua orang (singles) atau berpasangan (doubles). Kenapa
di bilang terkenal ?
Karena hal tersebut telah terbukti dengan adanya pemain bintang seperti Roger Federer, Rafael Nadal, Andy Murray, Novak Djokovic, dll. Tenis adalah salah satu cabang olahraga olimpiade dan dimainkan pada semua tingkat masyarakat di segala usia. Olahraga ini dapat dimainkan oleh siapa saja, termasuk orang-orang yang duduk di kursi roda.Permainan tenis modern berasal dari Birmingham, Inggris pada akhir abad ke-19 sebagai “tenis rumput” yang memiliki hubungan dekat ke berbagai lapangan / rumput game serta untuk permainan tenis kuno nyata.
Berdasarkan berbagai sumber yang saya dapat permainan ini
telah di mainkan oleh Mesir dan Yunani sebelum masehi. Kemudian pada abad ke-11
sejenis permainan yang disebut jeu de paume yang artinya olahraga dengan
kepalan tangan yang telah di mainkan pertama kali di Perancis. Kemudian
permainan ini meluas ke seluruh daratan Eropa pada abad ke-8.
Tenis kemudian berkembang hingga dataran Inggris dan juga menyebar ke Spanyol, Itali, Belanda, Swiss dan Jerman. Namun tenis mengalami kemunduran saat terjadinya revolusi Perancis dan berkuasanya Napoleon Bonaparte di Eropa.
Pada abad 19 barulah tenis dimunculkan kembali oleh para bangsawan Inggris dengan membangun fasilitas-fasilitas country club atau lapangan tenis di rumahnya yang besar. Karena pada waktu itu tenis populer dimainkan di halaman rumput, maka terkenal dengan sebutan ‘Lawn Tennis’ atau tenis lapangan rumput. Pada masa ini juga mulai muncul bola dari karet vulkanisir yang pada waktu itu dianggap dapat mengurangi rusaknya rumput di lapangan tanpa mengurangi elastisitas dari bola itu sendiri.
Sebutan Lawn Tennis berasal dari seorang Inggris bernama Arthur Balfour. Sejak ditemukannya lawn tennis, orang mulai bereksperimen dengan memainkannya di permukaan lain seperti clay court (tanah liat) dan hard court (semen). Menggeliatnya permainan tenis ternyata mampu menggeser permainan Croquet sebagai olahraga musim panas. Puncaknya terjadi pada tahun 1869 ketika salah satu klub croquet ternama di Inggris, All England Croquet Club, tidak berhasil menarik banyak peminat dan mencoba untuk memasukan tenis sebagai olahraga lainnya. Hasilnya klub ini sangat sukses menarik peminat terutama pada permainan Tenis tersebut hingga pada tahun 1877 mengganti namanya menjadi ‘All Engand Croquet and Lawn Tennis Club’. Sejarah ini berlanjut ketika lokasi klub yang bertempat di Wimbledon terjadi kenaikan sewa tanah yang memaksa klub untuk mendapatkan dana lebih dari biasanya. Oleh karena itu klub mengadakan turnamen tenis pertama di Wimbledon dengan membentuk sebuah panitia untuk mengadakan pertandingan dan membuat peraturan yang baku dalam permainan ini. Turnamen tersebut diikuti oleh 20 peserta dengan penonton sekitar 200 orang dan ini merupakan cikal bakal turnamen Wimbledon yang merupakan salah satu turnamen grand slam tenis bergengsi di dunia.
Terdapat berbagai jenis permainan yang menggunakan raket yang dimainkan dewasa ini dan tenis merupakan salah satu permainan yang paling disukai. Menurut beberapa catatan sejarah, permainan menggunakan bola dan raket sudah dimainkan sejak sebelum Masehi, yaitu di Mesir dan Yunani. Pada abad ke -11 sejenis permainan yang disebut jeu de paume, yang menyerupai permainan tenis kini, telah dimainkan untuk pertama kali di sebuah kawasan di Perancis. Bola yang digunakan dibalut dengan benang berbulu sedangkan pemukulnya hanyalah tangan.
Permainan ini kemudian diperkenalkan ke Italia dan Inggris pada abad ke -13 dan mendapat sambutan hangat dalam waktu yang singkat. Banyak peminatnya ternyata di antara rakyat setempat terhadap permainan ini. Sejak itu perkembangan tenis terus meningkat ke negara-negara Eropa yang lain.
Raket bersenar diperkenalkan pertama kali pada abad ke-15 oleh Antonio da Scalo, seorang pastur berbangsa Italia. Ia menulis aturan umum bagi semua permainan yang menggunakan bola, termasuk tenis. Majalah Inggris “Sporting Magazine” menamakan permainan ini sebagai ‘tenis lapangan’ (lawn tennis). Dalam buku “Book of Games And Sports”, yang diterbitkan dalam tahun1801, disebut sebagai “tenis panjang”. Tenis pada mulanya merupakan permainan masyarakat kelas atas. Tenis lapangan rumput yang terkenal di zaman Ratu Victoria lalu ditiru oleh golongan menengah, yang menjadikannya sebagai permainan biasa.
Klub tenis pertama yang didirikan adalah Leamington di Perancis oleh J.B. Perera, Harry Gem, Dr. Frederick Haynes, dan Dr. Arthur Tompkins pada tahun 1872. Pada masa itu, tenis disebut sebagai pelota atau lawn rackets. Dalam tahun 1874 permainan tenis telah pertama kali dimainkan di Amerika Serikat oleh Dr. James Dwight dan F.R. Sears. Sementara itu, All England Croquet Club pun telah didirikan pada tahun 1868. Dua tahun setelah itu dibukalah kantornya di Jalan Worple, Wimbledon. Pada tahun 1875, klub ini juga bersedia memperuntukkan sebagian dari lahannya untuk permainan tenis dan badminton. Sehubungan dengan itu, peraturan permainan tenis lapangan rumput ditulis. Amerika Serikat mendirikan klub tenis yang pertama di Staten Island. Bermula dari situlah, permainan tenis di Amerika Serikat berkembang dengan pesat sekali. Dari sana lahir banyak pemain tenis tangguh yang menguasai percaturan tenis tingkat dunia.
Kejuaraan tenis pertama bermula tahun 1877.


