Unknown
On Jumat, 05 Juni 2015
Catur adalah permainan pikiran yang dimainkan oleh dua
orang. Pecatur adalah orang yang memainkan catur, baik dalam pertandingan
satu lawan satu maupun satu melawan banyak orang (dalam keadaan informal).
Sebelum bertanding, pecatur memilih biji catur yang akan ia mainkan. Terdapat
dua warna yang membedakan bidak atau biji catur, yaitu hitam dan putih.Pemegang
buah putih memulai langkah pertama, yang selanjutnya diikuti oleh pemegang buah
hitam secara bergantian sampai permainan selesai.
Pengaturan
Permainan dilangsungkan di atas
papan yang terdiri dari 8 lajur dan 8 baris kotak/petak berwarna hitam dan
putih (atau terang dan gelap) secara berselang seling.Permainan dimulai dengan
16 buah pada masing-masing pihak, yang disusun berbaris secara khusus pada
masing-masing sisi papan catur secara berhadap-hadapan.Satu buah hanya bisa
menempati satu petak. Pada bagian terdepan masing-masing barisan - terdapat 8
pion, diikuti di belakangnya duabenteng,
dua kuda (dalam bahasa Inggris disebut knight-ksatria), dua gajah (dalam bahasa Inggris disebut bishop-uskup),
satu menteri atau ratu atau ster, serta satu raja
LOMPAT JAUH
Lompat
jauh adalah suatu bentuk gerakan melompat dengan mengangkat kedua kaki ke
depan
atas dalam upaya membawa titik berat badan selama mungkin melayang di
udara yang dilakukan dengan cepat melalui tolakan satu kaki untuk mencapai
jarak sejauh-jauhnya. Lompat jauh dilakukan dengan tujuan untuk mencapai
jarak lompatan yang sejauh-jauhnya dengan menggunakan tumpuan pada salah
satu kaki.Untuk mencapai jarak lompatan yang sejauh-jauhnya, kamu
harus memiliki kekuatan, kecepatan, dan penguasaan teknik lompatan yang
baik.
Gaya
lompat jauh yang sering dipergunakan dalam perlombaan ada tiga, yaitu gaya
jongkok, gaya menggantung, dan gaya berjalan di udara.
a.
Teknik lompat jauh
Untuk
memperoleh suatu hasil yang optimal dalam lompat jauh, selain
pelompat tersebut harus memiliki kekuatan, daya ledak, kecepatan,
ketepatan, kelentukan, dan koordinasi gerakan, juga harus memahami dan
menguasai teknik gerakan lompat jauh.Adapun teknik lompat jauh yang harus
dikuasai ada beberapa tahapan, yaitu awalan, tolakan, sikap badan di
udara, dan sikap mendarat.
1.
Tahap awalan
Awalan
atau ancang-ancang adalah gerakan permulaan dalam bentuk lari untuk mendapatkan
kecepatan pada saat akan melakukan tolakan atau lompatan. Awalan untuk
mendapatkan kecepatan yang setinggi-tingginya sebelum mencapai balok
tolakan.Panjang lintasan awalan untuk melakukan lari tidak kurang dari 45
meter.Untuk mendapatkan hasil lompatan yang maksimal, setiap melakukan
lompatan harus selalu bertumpu pada balok tolakan dan menggunakan kaki
yang terkuat.Cara melakukan awalan adalah sebagai berikut.
a.
Lari awalan tergantung dari masing-masing kemampuan pelari.
b.
Kecepatan berlari ditambah sedikit demi sedikit sebelum sampai pada balok
tolakan.
Kecepatan lari dipertahankan tetap maksimal sampai balok tolakan.
c.
Pinggang turun sedikit pada satu langkah akhir lari.
2.
Tahap tolakan atau tumpuan
Tolakan
adalah perubahan atau perpindahan gerakan dari gerakan horizontal ke
gerakan vertikal yang dilakukan secara cepat.Sebelumnya pelompat
sudah mempersiapkan diri untuk melakukan gerakan sekuat-kuatnya pada
langkah terakhir sehingga seluruh tubuh terangkat ke atas melayang di
udara.Cara melakukan tolakan atau tumpuan tersebut adalah sebagai berikut.
- Ayunkan paha kaki yang tidak digunakan untuk menumpu secara cepat ke posisi horizontal dan dipertahankan.
- Luruskan sedikit mata kaki, lutut, dan pinggang pada waktu melakukan tolakan.
- Tolakan dilakukan dengan arah ke depan atas (sudut tolakan 45 derajat).
3. Tahap melayang di
udara
Sikap
badan melayang di udara, adalah sikap setelah kaki tolak menolakan
kaki pada balok tumpuan, yaitu saat badan melayang di udara bersamaan
dengan ayunan kedua lengan ke depan atas. Tinggi dan jauhnya hasil
lompatan tergantung dari besarnya kekuatan kaki tolak, dan
pelompat dalam meluruskan kaki tumpu selurus-lurusnya dan
secepat-cepatnya.Pada tahap melayang di udara, ada tiga teknik yang
berbeda yang dapat digunakan, tergantung penguasaan teknik pelompat.
Ketiga gaya tersebut, yaitu menggantung, mengambang, dan berjalan
di udara.
4.
Tahap mendarat
Sikap
mendarat pada lompat jauh baik gaya jongkok, menggantung, maupun
gaya berjalan di udara sama. Pada waktu akan mendarat kedua kaki lurus ke
depan dengan mengangkat paha ke atas, badan dibungkukkan ke depan, dan
kedua tangan ke depan. Mendarat dilakukan pada tumit terlebih dahulu dan
mengeper, kedua lutut dibengkokkan (ditekuk) dan berat badan ke depan supaya
tidak jatuh ke belakang. Kepala ditundukkan dan kedua tangan ke depan.
Cara melakukan pendaratan adalah sebagai berikut.
- Lengan dan badan ditarik ke depan bawah, begitu juga kaki ditarik mendekati badan.
- Luruskan kaki dan tekuk lagi sedikit sesaat sebelum menyentuh tanah.
- Pada waktu kedua kaki telah mendarat di bak pasir, duduklah di atas kedua kaki.
b. Peraturan lompat
jauh
Ada
beberapa peraturan yang harus dipenuhi dalam penyelenggaraan lompat
jauh, yaitu:
- Lintasan awalan lompat jauh lebar minimal 1,22 m dan panjang minimal 45 m.
- Panjang papan tolakan 1,22 m, lebar 20 cm, dan tebal 5 cm.
- Pada sisi dekat dengan tempat menolak harus diletakkan papan plastisin untuk mengetahui apabila kaki penolak melakukan kesalahan. Papan tolakan harusberwarna putih dan datar dengan tanah, minimal harus ditanam sejauh 1 meter dari tepi depan bak pasir pendaratan.
- Lebar tempat pendaratan minimal 2,75 m dan panjangnya minimal 10 m.
- Permukaan pasir di dalam tempat pendaratan harus datar dengan sisi atas papan tolakan.
- Apabila peserta lomba lebih dari 8 orang, setiap peserta hanya diperbolehkan melompat 3 kali lompatan. 8 pelompat dengan lompatan terbaik dapat melompat tiga kali lagi untuk menentukan pemenangnya. Apabila peserta hanya 8 orang atau kurang, semua peserta harus melompat 6 kali. Cara menentukan pemenangnya, yaitu dengan mengambil pelompat yang lompatannya paling jauh.
TENIS LAPANGAN
Peraturan Dasar Tenis Lapangan
Sebelum permainan dimulai, dilakukan
penentuan siapa yang akan melakukan servis atau memilih sisi lapangan berdasarkan
undian (bisa menggunakan koin atau lainnya). Setiap awal pertandingan, pemain
selalu berada di sisi sebelah kanan lapangannya masing-masing.Pemain yang
melakukan servis pertama (anggap saja pemain A) harus berada di belakang garis
baseline ketika melakukan servis.Servis diarahkan secara diagonal ke lapangan
pemain penerima bola (anggap saja B).Bola harus terlebih dahulu memantul satu
kali sebelum dipukul pemain B. Dalam permainan ganda, rekan penerima bola tidak
boleh menyentuh bola servis sebelum dipukul penerima (pemain B).
Pemain kehilangan poin apabila:
- bola yang dipukul keluar dari garis
- memukul bola dua kali
- bagian tubuh pemain termasuk pakaian dan asesoris
menyentuh net atau sisi lapangan lawan
- memukul bola sebelum melewati net.
Perhitungan Skor
Perhitungan skor dalam tenis
lapangan adalah sebagai berikut:
0
|
Love
|
1
|
15
|
2
|
|
3
|
40
|
Apabila skor mencapai 40-40
dinamakan deuce.Pemain harus memenangkan dua poin lagi untuk memenangkan
permainan.Pemain yang memasukan bola ketika kedudukan masih deuce mendapakatkan
“ad” atau advantage (unggul).Jika pemain yang melakukan servis yang memperoleh
nilai, disebut “ad in”, jika penerima yang memperoleh nilai, disebut “ad out”.
Untuk memenangkan satu set, Anda
harus memenangkan 6 game dengan selisih 2 (kecuali menggunakan peraturan
tie-break). Jadi Anda dapat memenangkan pertandingan dengan skor 6-4, 6-3, 6-2,
6-1, 6-0 tetapi tidak 6-5. Jika skor mencapai 6-5, game tambahan akan dimainkan
hingga salah satu pemain unggul 2 game, jadi skornya menjadi 7-5, 8-6, 10-8.
Sistem tie-break digunakan untuk
mencegah jumlah set yang terlalu banyak. Umumnya digunakan sistem 12 poin, jika
game mencapai 6-6. Pemain pertama harus meraih 7 poin dengan selisih 2 poin
dengan lawan untuk memenangkan set. Dan berakhir dengan skor 7-6.
Umumnya pertandingan internasional
memainkan 3 set, walau terkadang tunggal/ganda putra memainkan 5 set.
Dalam permainan 3 set, pemain atau tim yang meraih 2 set terlebih dahulu menjadi pemenang.
Dalam permainan 3 set, pemain atau tim yang meraih 2 set terlebih dahulu menjadi pemenang.
PANJAT TEBING
Panjat Tebing atau istilah asingnya dikenal dengan Rock Climbing
merupakan salah satu dari sekian banyak olah raga alam bebas dan merupakan
salah satu bagian dari mendaki gunung yang tidak bisa dilakukan dengan cara
berjalan kaki melainkan harus menggunakan peralatan dan teknik-teknik tertentu
untuk bisa melewatinya. Pada umumnya panjat tebing dilakukan pada daerah yang
berkontur batuan tebing dengan sudut kemiringan mencapai lebih dari 45° dan
mempunyai tingkat kesulitan tertentu.
Pada perkembangannya kegiatan panjat
tebing berevolusi menjadi berbagai dimensi kegiatan: olahraga yang mengejar
prestasi, petualangan yang mengejar kepuasan pribadi, dan sebagai kegiatan
profesi untuk mencari nafkah yaitu kerja pada ketinggian
Jenis Pemanjatan Berdasarkan Pemakaian Peralatan
Berikut jenis-jenis pemanjatan berdasarkan peralatan yang digunakan dalam pemanjatan tebing:a. Free Climbing, Sesuai dengan namanya, pada free climbing alat pengaman yang paling baik adalah diri sendiri. Namun keselamatan diri dapat ditingkatkan dengan adanya keterampilan yang diperoleh dari latihan yang baik dan mengikuti prosedur yang tepat.Pada free climbing, peralatan berfungsi hanya sebagai pengaman bila jatuh. Dalam pelaksanaanya ia bergerak sambil memasang, jadi walaupun tanpa alat-alat tersebut ia masih mampu bergerak atau melanjutkan pendakian. Dalam pendakian tipe ini seorang pendaki diamankan oleh belayer.
b. Artificial (Aid) Climbing, Pemanjatan tebing dengan bantuan peralatan tambahan, seperti piton, bolt, dll. Peralatan tersebut harus digunakan karena dalam pendakian sering sekali dihadapi medan yang kurang atau tidak sama sekali memberikan tumpuan atau peluang gerak yang memadai. Tujuan dari aid climbing adalah untuk menambah ketinggian.
c. Free Solo Climbing, Merupakan bagian dari free climbing, tetapi si pendaki benar-benar melakukan dengan segala resiko yang siap dihadapinya sendiri. Dalam pergerakannya ia tidak memerlukan peralatan pengaman. Untuk melakukan free soloing climbing, seorang pendaki harus benar-benar mengetahui segala bentuk rintangan dan keputusan untuk pergerakan pada rute yang dilalui. Bahkan kadang-kadang ia harus menghafalkan dahulu segala gerakan, baik itu tumpuan ataupun pegangan, sehingga biasanya orang akan melakukan free soloing climbing bila ia sudah pernah mendaki pada lintasan yang sama. Resiko yang dihadapi pendaki tipe ini sangat fatal sekali, sehingga hanya orang yang mampu dan benar-benar professional yang akanmelakukannya. Teknik pemanjatan ini sangat tidak disarankan mengingat risikoa yang dihadapi adalah tertinggi dari teknik pemanjatan lain.
TENIS
Tenis adalah olahraga yang biasanya dimainkan antara dua pemain atau antara dua pasangan masing-masing dua pemain. Setiap pemain menggunakan raketT untuk memukul bola karet. Tujuan permainan adalah memainkan bola dengan cara tertentu sehingga pemain lawan tidak dapat mengembalikan bola tersebut.
Tenis adalah salah satu cabang olahraga Olimpiade dan dimainkan pada semua tingkat masyarakat di segala usia. Olahraga ini dapat dimainkan oleh siapa saja, termasuk orang-orang yang menggunakan kursi roda. Permainan tenis modern berasal dari Birmingham, Inggris pada akhir abad ke-19 sebagai "tenis lapangan rumput".
Peraturan tenis berubah sedikit sejak 1890-an. Dua perubahan kecil adalah sejak 1908 hingga 1961 pemain yang melakukan service (pukulan pertama) harus menjaga salah satu kakinya tetap di tanah hingga service berpindah dan adopsi sistem tie-break pada 1970-an. Tambahan terakhir yang diterapkan pada tenis profesional adalah teknologi tinjauan ulang elektronik.
Tenis
dimainkan oleh jutaan orang sebagai olahraga rekreasi dan juga merupakan
olahraga tontontan populer di seluruh dunia. Empat kejuaraan tenis terkemuka adalah Australia Terbuka yang
dimainkan di lapangan keras, Perancis Terbuka yang
dimainkan di lapangan tanah liat, Wimbledon yang dimainkan di lapangan rumput, dan AS Terbuka yang dimainkan juga di lapangan keras.
Sejarah
Cikal bakal
Asal mula pertama tenis masih
merupakan perdebatan. Beberapa pendapat meyakini bahwa Mesir, Yunani, dan Romawi kuno telah memainkan suatu permainan yang
menjadi cikal bakal tenis. Gambar atau pernyataan mengenai permainan yang
menyerupai tenis tersebut belum pernah ditemukan, tetapi beberapa kata bahasa
Arab yang berasal dari masa Mesir kuno dinyatakan sebagai bukti. Teori-teori
tersebut menyatakan bahwa kata tenis berasal dari nama sebuah kota
Mesir, Tinnis, yang terletak di tepi sungai Nil dan kata raket
dikembangkan dari kata bahasa Arab untuk telapak tangan, yaitu rahat.
Jeu de paume in the 17th century
Sebagian besar sejarawan meyakini
asal mula tenis adalah permainan kuno yang dimainkan di bagian utara Perancis
pada abad ke-12. Permainan itu dilakukan dengan memukul bola menggunakan
telapak tangan. Louis X dari Perancis adalah salah satu penyuka permainan jeu de paume,
(“permainan telapak tangan”), yang nantinya berkembang menjadi tenis, dan ia
tercatat menjadi orang yang membangun lapangan tenis di dalam ruangan menurut
gaya modern. Louis tidak menyukai bermain tenis di lapangan terbuka dan
memerintahkan pembuatan lapangan tertutup di dalam ruangan di Paris
"sekitar akhir abad ke-13". Sayangnya, pada Juni 1316 di Vincennes, Val-de-Marne, dan setelah satu permainan khusus yang
melelahkan, Louis meminum sejumlah besar anggur dingin dan kemudian meninggal
akibat radang paru-paru
atau pleuritis, meskipun ada juga dugaan keracunan. Karena kematiannya tersebut, Louis X menjadi pemain tenis
pertama yang namanya dicatat dalam sejarah.
Raket mulai digunakan pada abad ke-16 dan permainannya mulai
disebut "tenis", yang berasal dari istilah dalam bahasa Perancis lama
tenez, yang dapat diartikan "tahan!", "terima!",
atau "ambil!", suatu interjeksi yang digunakan oleh pemain yang melakukan service
ditujukan pada lawannya. Permainan tersebut populer di Inggris dan Perancis,
meskipun permainan tersebut hanya dimainkan di dalam ruangan dan bola
sewaktu-waktu dapat keluar melewati tembok.
Asal mula permainan modern
Pada abad 19 barulah tenis
dimunculkan kembali oleh para bangsawan Inggris dengan membangun
fasilitas-fasilitas country club atau lapangan tenis di rumahnya yang besar.
Karena pada waktu itu tenis populer dimainkan di halaman rumput, maka terkenal
dengan sebutan ‘Lawn Tennis’ atau tenis lapangan rumput. Pada masa ini juga
mulai muncul bola dari karet vulkanisir yang pada waktu itu dianggap dapat
mengurangi rusaknya rumput di lapangan tanpa mengurangi elastisitas dari bola
itu sendiri.
Sebutan Lawn Tennis berasal dari
seorang Inggris bernama Arthur Balfour. Sejak ditemukannya lawn tennis, orang
mulai bereksperimen dengan memainkannya di permukaan lain seperti clay court
(tanah liat) dan hard court (semen). Menggeliatnya permainan tenis ternyata
mampu menggeser permainan Croquet sebagai olahraga musim panas. Puncaknya
terjadi pada tahun 1869 ketika salah satu klub croquet ternama di Inggris, All
England Croquet Club, tidak berhasil menarik banyak peminat dan mencoba untuk
memasukan tenis sebagai olahraga lainnya. Hasilnya klub ini sangat sukses
menarik peminat terutama pada permainan Tenis tersebut hingga pada tahun 1877
mengganti namanya menjadi ‘All Engand Croquet and Lawn Tennis Club’. Sejarah
ini berlanjut ketika lokasi klub yang bertempat di Wimbledon terjadi kenaikan
sewa tanah yang memaksa klub untuk mendapatkan dana lebih dari biasanya. Oleh
karena itu klub mengadakan turnamen tenis pertama di Wimbledon dengan membentuk
sebuah panitia untuk mengadakan pertandingan dan membuat peraturan yang baku
dalam permainan ini. Turnamen tersebut diikuti oleh 20 peserta dengan penonton
sekitar 200 orang dan ini merupakan cikal bakal turnamen Wimbledon yang
merupakan salah satu turnamen grand slam tenis bergengsi di dunia.
Terdapat berbagai jenis permainan
yang menggunakan raket yang dimainkan dewasa ini dan tenis merupakan salah satu
permainan yang paling disukai. Menurut beberapa catatan sejarah, permainan
menggunakan bola dan raket sudah dimainkan sejak sebelum Masehi, yaitu di Mesir dan Yunani. Pada abad
ke-11 sejenis permainan yang disebut jeu
de paume, yang menyerupai permainan tenis kini, telah dimainkan untuk
pertama kali di sebuah kawasan di Perancis. Bola yang digunakan dibalut dengan benang berbulu
sedangkan pemukulnya hanyalah tangan.
Permainan ini kemudian diperkenalkan
ke Italia dan Inggris
pada abad
ke-13 dan mendapat sambutan hangat dalam
waktu yang singkat. Banyak peminatnya ternyata di antara rakyat setempat
terhadap permainan ini. Sejak itu perkembangan tenis terus meningkat ke
negara-negara Eropa yang lain.
Raket bersenar diperkenalkan pertama
kali pada abad ke-15
oleh Antonio da Scalo, seorang pastur berbangsa Italia. Ia menulis aturan umum bagi semua
permainan yang menggunakan bola, termasuk tenis. Majalah Inggris "Sporting
Magazine" menamakan permainan ini sebagai 'tenis lapangan' (lawn tennis).
Dalam buku "Book of Games And Sports", yang diterbitkan dalam tahun 1801, disebut sebagai "tenis panjang". Tenis pada
mulanya merupakan permainan masyarakat kelas atas. Tenis lapangan rumput yang
terkenal pada zaman Ratu Victoria
lalu ditiru oleh golongan menengah, yang menjadikannya sebagai permainan biasa.
Klub tenis pertama yang didirikan
adalah Leamington di Perancis oleh J.B. Perera, Harry Gem, Dr. Frederick Haynes, dan Dr.
Arthur Tompkins pada tahun 1872. Pada
masa itu, tenis disebut sebagai pelota atau lawn rackets. Dalam
tahun 1874 permainan tenis telah pertama kali dimainkan di Amerika
Serikat oleh Dr. James Dwight dan F.R.
Sears. Sementara itu, All England Croquet Club pun telah didirikan pada
tahun 1868. Dua tahun setelah itu dibukalah kantornya di Jalan Worple,
Wimbledon. Pada tahun 1875, klub ini juga bersedia memperuntukkan sebagian dari
lahannya untuk permainan tenis dan badminton. Sehubungan dengan itu, peraturan permainan tenis lapangan
rumput ditulis. Amerika Serikat mendirikan klub tenis yang pertama di Staten
Island. Bermula dari situlah, permainan tenis di Amerika Serikat berkembang
dengan pesat sekali. Dari sana lahir banyak pemain tenis tangguh yang menguasai
percaturan tenis tingkat dunia.
Kejuaraan tenis pertama bermula
tahun 1877.
Orang Belanda di klub tenis Surabaya
(1895-1910)
Peraturan
Bola tenis.
Lapangan
Lapangan tenis
Lapangan tenis dibagi dua oleh
sebuah jaring yang di tengah-tengahnya tingginya persis 91.4 cm dan di
pinggirnya 107 cm. Setiap paruh lapangan permainan dibagi menjadi tiga
segi: sebuah segi belakang dan dua segi depan (untuk service).
Lapangan dan beberapa seginya
dipisahkan dengan garis-garis putih yang merupakan bagian dari lapangan tempat
bermain tenis. Sebuah bola yang dipukul di luar lapangan (meski tidak menyentuh
garis) dikatakan telah keluar dan memberi lawan sebuah nilai.
Teknik bermain
- Forehand: sebuah pukulan di mana telapak tangan yang memegang raket dihadapkan ke depan.
- Backhand: sebuah pukulan di mana punggung tangan yang memegang
raket dihadapkan ke depan.
- Groundstroke: sebuah pukulan forehand atau backhand yang dilakukan
setelah bola memantul sekali di lapanganmu.
- Slice: pukulan forehand atau backhand dimana kepala raket
dimiringkan sedikit dan dipukul dengan cara mengayunkan raket dari atas ke
bawah.
- Spin:
pukulan forehand atau backhand dimana raket dimiringkan sedikit atau
banyak dimana jika mengenai bola akan mengalami perubahan arah (berputar).
- Dropshot:
sebuah pukulan yang mengenai net lalu jatuh di daerah lawan.
- Smash:
sebuah pukulan keras yang menghantam sebuah bola tanpa menyentuh tanah di
atas kepala dan diarahkan ke lapangan sang lawan.
- Lob:
sebuah pukulan dimana bola dipukul tinggi ke jurusan sebelah belakang
lawan.
- Passing shot:
sebuah pukulan dimana bola melalui (bukan melintas di atas) musuh yang
berada di dekat net (lihat lob).
- Volley:
pukulan forehand atau backhand sebelum bola memantul di lapangan.
Contoh pukulan forehand oleh
Federer.
Contoh pukulan backhand oleh
Agassi.
Turnamen tenis
Ada beberapa turnamen tenis yang
terkenal:
- Piala
Davis
- Wimbledon (atau All-England)
- Perancis Terbuka (atau Roland Garros)
- AS Terbuka
- Australia Terbuka