Popular posts

Unknown On Jumat, 05 Juni 2015

Persaudraan Setia Hati TERATE
1.   PERSAUDARAAN, Persaudaraan mempunyai arti Pesahabatan yang sangat karib seperti layaknya saudara, pertalian persahabatan layaknya pertalian saudara. Di Organisasi PSHT, bila ada anak/orang dewasa mengikuti latihan (mendapatkan ajaran dari SH mereka disatukan perasaan senasib yang layaknya saudara) sehingga timbul rasa bila 1 sakit maka yang lain akan merasakan sakit juga.
2.   SETIA HATI, mempunyai makna keteguhan dalam hati sehingga mempunyai pendirian yang kokoh, tidak mudah goyah oleh bujuk rayu apapun sehingga setiap, siswa maupun anggota PSHT (WARGA SH) bisa menjauhkan diri dari sifat sifat munafik.
3.   TERATE, Terate merupakan tumbuhan air berdaun melonjong lebar, bunganya putih kadang ada yang merah jambu yang mekar di malam hati. Bunga terate bisa hidup di air yang bersih dan bisa hidup di air yang kotor, namun tetap indah menawan. Mempunyai arti Siswa maupun Warga SH Terate hidup di daerah yang kelam maka orang Terate harus menyadarkan anggota masyarakat yang sesat tadi ke jalan yang benar, jangan sampai siswa/warga SH Terate malah terjerumus ke lembah kekelaman juga.
4.   HATI PUTIH, dipagari warna merah namun tetap bersinar, maksudnya bahwa manusia itu mempunyai sifat baik dan terpuji. Namun satu sisi manusia dibekali nafsu. Disini artinya kalau manusia mampu mengendalikan nafsunya maka diharapkan hatinya akan menjadi suci/bersih dan dapat bersinar (menjadi penerang lingkungan). Harapannya siswa/warga SH Terate haruslah mampu menjalankan hidup yang baik dimasyarakat sehingga dia bisa menjadi penerang masyarakatnya.
5.   PETA MERAH PUTIH BERDIRI TEGAK, berani karena benar, takut karena salah. Merah berarti berani, putih menyimbolkan kesucian. Kebenaran harus ditegakkan dengan kesucian diri. Siswa/Warga SH haruslah berani menegakkan kebenaran dan keadilan dimuka bumi ini harus dilandasi kesucian diri (tanpa pamrih/imbalan/pujian).
6.   MACAM-MACAM SENJATA, orang hidup itu haruslah mempunyai pegangan, prinsip biar tidak sesat hidupnya.

Panca Dasar PSHT
1.   Persaudaraan, suatu hubungan batin antar manusia dengan manusia yang sifatnya seperti saudara kandung sendiri, dalam PSHT lebih juga lebih dikenal dengan hubungan batin antara warga dengan warga, warga dengan siswa, siswa dengan siswa yang kekal abadi dn dsemua di anggap seperti saudara kandung sendiri. Wujud persaudaraan ada 2, yaitu berjabat tangan dan sambung.
2.   Olahraga, mengolah raga atau tubuh dengan gerakan-gerakan pencak silat yang diajarkan dalam PSHT.
3.   Beladiri, membela diri yang dapat diwujudkan seperti pencak silat yang digunakan untuk melayani bila keadaan memaksa atau bila benar-benar diperlukan dan beladiri bukan digunakan untuk melawan seseorang.
4.   Kesenian, yaitu keindahan. Kesenian dalam pencak silat dapat berbentuk permainan tunggal, ganda atau massal.
5.   Kerohanian/ke SH-an yaitu sumber azas Tuhan YME untuk mendapat budi luhur guna kesempurnaan hidup.


Makna Perlengkapan Pengesahan SebagaiSuatu Ajaran:
a)    Kain mori putih sepanjang tinggi badan melambai  (sag dedeg pengawe)
-          Mori (bhs. Jawa. Artiinya menyatu, melekat, campur)
-          Waarna putih bersih
b)   Pakaian sakral warna hitam, warna hitam melambangkan kesabaran
c)    Uang logam artinya bisa diterima oleh masyarakat banyak, tak mudah terkoyak.
d)   Ayam jago dimaksudkan:
-          Sebagai suatu latihan berkorban dengan ikhlas
-          Diharapkan menjadijagonya SH, yaitu warga SH diharapkan bisa menjadi pemimpin baik dan bijaksana.
e)    Suruh temu rose/ruasnya
-          Suruh artinya kaweruh (mencari ilmu)
-          Temu rose artinya temu rasane/rasanya yaitu rasa persaudaraan yang dalam
f)     Pisang rojo temen setangkep
-          Pisang lambang reseki dari Allah SWT
-          Rojo artinya raja/pemimpin
-          Temen artinya jujur, sungguh-sungguh
g)   Gelas minum yaitu gelas bening untuk tempat air pengesahan.



Tingkatan PSHT terbagi :
1.   Tingkatan siswa Polos. Menggunakan sabuk berwarna hitam, dengan materi gerakan-gerakan dasar berupa Senam Dasar 1-30. Jurus Dasar 1a-6.
2.   Jambon. Menggunkan sabuk berwarna merah muda, dengan materi Senam Dasar1-50. Jurus Tangan Kosong 1-13. Mulai diajarkan pengenalan senjata tongkat/tota dengan materi,  senam toya 1-10 dan jurus toya 1-5 serta materi pelajaran kerohanian.
3.   Hijau. Menggunakan sabuk berwarna hijau, materi senam dasar 1-70 jurus tangn kosong 1a-25b. Mulai diajarkan pengenalan senjata tongkat (toya) dan belati dengan materi. Senam toya 1-20 dan jurus toya 1-10, lnjutan pelajaran kerohanian, serta permainan kuncian.
4.   Putih. Menggunakan sabuk berwarna putih, dengan materi senam dasar 1-90,  jurus tangan kosong 1a-35, dan mulai diajarkan senjata tongkat (toya), senjara belati serta pencak silat lainnya, dengan materi, senam toya 1-25, dan jurus toya 1-15, lanjutan pelajaran kerohanian, serta kuncian lanjutan.

Tata Laksana Latian
Tata laksana latihan meliputi pengaturan:
-          Tahap latihan masing-masing tingkatan siswa
-          Materi latihan fisik, teknik, dan taktik
-          Sistematik metode latihan
-          Pembinaan prestasi pertandingan
-          Kegiatan latihan/pembinaan lainnya (latihan gabungan, kamping latihan medan, latian fisik dan lain-lain)
Tahap latihan tingkatan siswa:
-          Pra siswa          : khusus bagi kelompok umur 9-14 tahun, lama latihan 3 bulan, min 12    pertemuan, maz 16 pertemuan.
-          Polos      : Lama latihan 4 bulan, dengan jumlah latihan min-16 pertemuan
-          Jambon   : Lama latihan 6 bulan, dengan jumlah latihan min-24 pertemuan
-          Hijau      : Lama latihan 8 bulan, dengan jumlah latihan min-32 pertemuan
-          Putih      : Lama latihan 8 bulan, dengan jumlah latihan min-32 pertemuan

Materi latihan terdiri dari :
Latihan Fisik
-          Pemeriksaan  kondisi fisik
-          Pemanasan
-          Ausdouwer/ketahanan
-          Stamina
-          Kecepatan dan ketepatan
-          Dasar keterampilan
-          Pernapasan
Latihan Tehnik
-          Senam missal
-          Senam dasar
-          Jurus
-          Senam toya
-          Jurus belati
-          Kuncian dan lepasan
-          Senjata P S lainnya
Latian Taktik
-          Padanan
-          Analisa jurus
-          Pola langkah
-          Sambut
-          Jurus refleks
-          Beladiri praktis

Uraian materi untuk tiap tingkatan tersusun dalam matrik sistematika latihan dan metode latihan. Sistematika pelaaksanaan latihan dan waktu, terdiri dari:
Latihan pendahuluan
-          Peregangan (5 menit)
-          Pernapasan (8 menit)
Latihan Inti
-          Latihan fisik (30 menit)
-          Latihan teknik (60 menit)
-          Latihan taktik (60 menit)
-          Pembinaan mental-kerohanian (khusus dan pernapasan)
Peraturan pelaksanaan Latihan
Penanggung jawab rayon, rating, cabang membuat program latihan tentang tugas-tugas untuk Pelatih dan Siswa yang disesuaikan dengan lokasi tempat latian.
Pengisian absen
Setiap siswa harus mengikuti secaraterus menerus.
Siswa yang tidak dapat hadir pada waktu latihan 3 kali berturut-turut diberi peringatan pertama. Setelah peringatan pertama ternyta siswa tersebut tidak memperhatikannya, maka perlu diberi peringatan kedua dan seterusnya sampai peringatan ketiga.
Setelah sampai peringatan 3 kali berturut-turut ternyata siswa tersebut tetap tidak memperhatikan disiplin organisasi, maka siswa yang bersangkutan terpaksa dikeluarkan dari Persaudaaraan SH Terate dan tidak berhak memakai/menggunakan identitas Persaudaraan SH Terate. Pengluaran siswa tersebut dinyatakan secara tertulis  dan dibuat rangkap 3. Aslinya diberikan kepada orang tua/wali yang bersangkutan, 2 lembar dikirim ke Cabang sebagai tembusan, lembar ke 3 tinggal di rayon sebagai arsip. Jika dikemudian hari ex, siswa tersebut ingin mengikuti latihan kembali, maka kepada ex, siswa tersebut harus memenuhi syarat-syarat seperti yang ditentukan dan lebih berat lagi, misalnya menemui atau menghubungi pengurus cabang  atau sesepuh SHT yaang lebih banyak lagi. Pelajaran ke-SH-an diberikan dan di tanamkan sejak siswa mulai mengikuti latihan sampai mereka ikut pengesahannya. Pemberian ke –SH-an disesuaikan dengan tingkatan ataua ban. Siswa yang akan mengikuti ujian kenaikan tingkat atau ban diwajibkan Testing ke-SH-an disamping  testing teknis yang diadakan oleh masing-masing rayon. Hasil testing masing-masing rayon  harus  dilaporkan ke Cabang  hanya mereka yang  lulus testing rayon yang dibolehkan mengikuti ujian kenaikan tingkat atau ban.


METODE DAN MATERI PEMBINAAN TEHNIK DAN LATIHAN 
LATIHAN FISIK
Pemeriksaan Kondisi Fisik
Pemeriksaan kondisi secara medis (bagi yang memungkinkan)
Test kondisi, aerobik

Pemanasan 
Latihan senam umum. Pembinaan kelenturan, keseimbangan dan kecepatan, ketepatan.
Leher
Dada
Perut-pinggang
Pinggang kiri dan kanan
Gerak tungkai ke depan, samping, belakang
Keseimbangan
Kuda-kuda
Latihan senam pagi Indonesia seri D dan senam kesegaran jasmani yang dilakukan dengan irama musik

Latihan Ausdouwer 
Paket I
Springan, loncat 5 menit.
Pukulan lurus
Pukulan bandul
Kombinasi bandul dan lurus
Sikutan cepat kanan kiri seperti senam 24 (kaki sejajar)
Tahan pipi, tangan mengepal di pipi.
Dengkulan cepat
Tendangan cepat A
Tendangan cepat C
Tendangan cepat T
Kombinasi tendangan A & C
Tendangan cepat diawali dari jongkok
Scot Jump
Spir perut atas, badan diangkat
Spir perut bawah, kaki diangkat
Pus up tangan terbuka
Pus up tangan mengepal
Pus up tangan pedangan
Pus up ditempat loncat tangan terbuka
Pus up ditempat loncat tangan mengepal.

Paket 2 
Springan
Pukulan lurus
Pukulan bandul
Kombinasi bandul dan lurus
Sikutan cepat kanan kiri seperti 24
SIkut cepat ke atas kanan dan kiri
Tahan pipi tangan mengepal
Dengkulan cepat
Tendangan cepat A
Tendangan cepat C
Tendangan cepat T
Tendangan Cepat B
Kombinasi tendangan A dan T
Tendangan cepat A diawali jongkok
Scot Jump
Jalan ongkong-ongkong
Spir perut atas badan diangkat
Spir perut bawah kaki diangkat
Pus up tangan terbuka
Pus up tangan mengepal
Pus up tangan pedangan
Pus up ditempat loncat tangan terbuka
Pus up ditempat loncat tangan mengepal
Pus up ditempat loncat tangan pegangan
Pus up berjalan tangan terbuka loncat
Pus up berjalan tangan mengepal loncat
Lemparan kaki ke belakang
Lemparan kaki ke depan
Latihan tangan membuka dan menutup

Paket 3 
Springan
Pukulan lurus
Pukulan bandul
Kombinasi bandul dan lurus
Sikutan cepat kanan kiri seperti senam 24
SIkut cepat ke atas kanan dan kiri
Sikutan cepat kanan kiri, kaki sejajar
Tahan pipi tangan mengepal menempel di pipi
Dengkulan cepat
tendangan cepat A
Tendangan cepat C
Tendangan cepat T
Tendangan Cepat B
Kombinasi tendangan A dan B
Tendangan cepat A diawali jongkok
Spir paha
Scot Jump
Jalan ongkong-ongkong
Loncat kanguru
Slimpuh langsung tendangan A
Spir perut atas badan diangkat
Spir perut bawah kaki diangkat
Pus up tangan terbuka
Pus up tangan mengepal
Pus up tangan pedangan
Pus up ditempat loncat tangan terbuka
Pus up ditempat loncat tangan mengepal
Pus up ditempat loncat tangan pegangan
Pus up berjalan tangan terbuka loncat
Pus up berjalan tangan pedangan loncat
Jalan mengepal
Lemparan kaki ke belakang
Lemparan kaki ke depan
atihan tangan membuka dan menutup
Spir leher
Spir leher berputar
Spir punggung

Paket 4 
Springan
Pukulan lurus
Pukulan bandul
Kombinasi bandul dan lurus
Sikutan cepat kanan kiri seperti 24
SIkut cepat ke atas kanan dan kiri
Sikutan cepat kanan kiri, kaki sejajar
Tahan pipi tangan mengepal menempel di pipi
Dengkulan cepat
Tendangan cepat A
Tendangan cepat C
Tendangan cepat T
Tendangan Cepat B
Kombinasi tendangan A dan T
Tendangan cepat A diawali dari jongkok
Spir paha
Scot Jump/loncat jongkok
Jalan ongkong-ongkong
Loncat kanguru
Slimpuh langsung tendangan A
Loncat katak berputar, hitungan 1, 2, 3, 4 kemudian hitungan 4 berputar melingkar ke kiri, kanan
Spir perut atas badan diangkat
Spir perut bawah kaki diangkat
Pus up tangan terbuka
Pus up tangan mengepal
Pus up tangan pedangan
pus up tangan kiri terbuka
pus up tangan satu terbuka
pus up tangan satu mengepal
Pus up ditempat loncat tangan terbuka
Pus up ditempat loncat tangan mengepal
Pus up ditempat loncat tangan pegangan
Pus up berjalan tangan terbuka loncat
Pus up berjalan tangan mengepal loncat
pus up berjalan tangan pedangan loncat
Jalan mengepal
pus up kapal putar kedepan
pus up kapal putar kebelakang
Lemparan kaki ke belakang
Lemparan kaki ke depan
Latihan tangan membuka dan menutup
spir leher
spir leher berputar
spir punggung
kayang berjalan ke belakang
kayang berjalan ke depan
rol kip.

1. Latihan Bebas: Untuk tingkat Hijau dan telah dewasa 
Spir tangan. Menggunakan sapu lidi, Menggunakan dempel dan tali, dan Menggunakan katrol tangan
2. Spir kaki: Menggunakan beban, katrol di kaki, Menggunakan peralatan lain-lain

STAMINA 
Lari ditempat
Tingkat polos: 5 menit
Tingkat Jambon: 7 menit
Tingkat Hijau: 9 menit
Tingkat Putih: 10 menit

Lari 
Tingkat polos: 20 meni
Tingkat jambon: 30 menit
Tingkat hijau: 40 menit
Tingkat putih : 50 menit

DASAR KETRAMPILAN 
Jatuh Diri
Tingkat polos
a. jatuh depan
b. jatuh samping (dari posisi jongkok)
c. jatuh belakang
Tingkat Jambon
a. jatuh depan
b. jatuh samping (dari posisi berdiri = bisa)
c. jatuh belakang
Tingkat Hijau
a. jatuh depan
b. jatuh samping dari posisi berdiri = trampil
c. jatuh belakang
Tingkat Putih
a. jatuh depan
b. jatuh samping dari posisi berdiri = mahir
c. jatuh belakang

Koordinasi sikap dan gerak 
Sikap berdiri : a. sikap tegak
Tangan lurus ke samping
Tangan kepal di samping
Tangan menyatu di dada (sikap berdiri alif)

Sikap berdiri : b. sikap kuda-kuda 
Depan
Samping
Belakang
Tengah
Silang
Sikap jongkok:
a. Jongkok
b. Jengkekng (jongkok dg ujung kaki jinjit)
Sikap duduk:
a. duduk
b. sila
c. simpuh
d. sempok
ikap berbaring:
a. telentang
b. miring
c. telungkup
Sikap khusus: tegak satu kaki
Sikap pasang: sesuai dan pasangan pada jurus 1 s/d36

PERNAFASAN 
Pernafasan Tanpa Gerak
Pernafasan lurus
Pernafasan dada
Pernafasan perut
Pernafasan kombinasi dada dan perut
Pernafasan SH Terate
Untuk Polos: Pernapasan lurus
Jambon: Pernapasan dada saja. Pernapasan perut saja
Hijau: Pernapasan kombinasi dada dan perut
Putih: Pernapasan SH Terate

Pernapasan dengan gerak 
Untuk Polos dan Jambon: Belum ada
Untuk Hijau: 1. Pernapasan dada dengan
Tangkisan tangan dan kaki
Serangan tangan dan kaki
Hindaran

2. Pernapasan perut dengan 
Tangkisan tangan/kaki
Serangan tangan/kaki
Hindaran

Untuk Putih: a. Pernapasan lurus dengan gerak jurus 
b. Pernapasan dada, perut dengan gerak jurus

LATIHAN TEHNIK 
Pemeriksaan Kondisi Fisik
1. Senam massal:
Tingkat Polos: 1-30
Tingkat Jambon : 1-40
Tingkat Hijau : 1-50
Tingkat Putih : 1-60

2. Senam dasar:
Tingkat Polos: 1-30 
Tingkat Jambon : 1-60
Tingkat Hijau : 1-70
Tingkat Putih : 1-90

3. Praktek Jurus :
Tingkat Polos: 1-4
Tingkat Jambon : 1-11
Tingkat Hijau : 1-2
Tingkat Putih : 1-35 

4. Pasangan :Tingkat Polos : 1-4
Tingkat Jambon : 1-11
T ingkat Hijau : 1-20
Tingkat Putih : 1-35

5. Langkah: Tingkat Polos:
Angkatan Geseran
Tingkat Jambon: Angkatan-laporan
Geseran-loncatan
Tingkat Hijau: Angkatan-lampatan
Geseran seser
- Loncatan Tingkat Putih :
Angkatan-lompatan
Geseran-seser
loncatan-putaran

6.   Senam Toya:
      Tingkat Polos: - 
      Tingkat Jambon : 1 – 15
          Tingkat Hijau : 1 – 20
       Tingkat Putih : 1 - 25

7.   Jurus Toya Tingkat Polos:
      Tingkat Polos: - 
      Tingkat Jambon : 1 – 10
      Tingkat Hijau : 1 – 15
       Tingkat Putih : 1 - 20

8.   Jurus Belati Tingkat Polos:
      Tingkat Polos: - 
     Tingkat Jambon : -
     Tingkat Hijau : 1 – 10
          Tingkat Putih : 1 - 18

9.   Kuncian dan lepasan Tingkat Polos:
      Tingkat Polos: - 
      Tingkat Jambon : 1 – 26
     Tingkat Hijau : 1 – 44
      `Tingkat Putih : -

10.     Senjata PS lain:
Tingkat Polos: - 
Tingkat Jambon : -
Tingkat Hijau :  - Golok
                          - Pedang
Tingkat Putih : - Golok
                         - Pedang
                         - Trisula
                         - Krambe


Cr: http://sejarahpsht1922.blogspot.com/p/blog-page_12.html

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments